Jejak di Jalan yang Retak
by Andika Hadis
CV. Nas Media Pustaka
Book Information
Title
Jejak di Jalan yang Retak
Author
Andika Hadis
Edition
Monograf
Series
Tidak berseri
Publication Year
2026
Publication Month
Juni
Number of Pages
100
Book Height
21 cm
Reader Group
Umum
Library Type
Fiksi
Genre Category
Novel
Publication
PT. Nas Media Indonesia
Media
Buku
Book Category
Umum
DDC Classification
002 — Buku
Publication Province
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Publication City/District
Kota Administrasi Jakarta Selatan
Distributor
https://nasmedia.id/store
Book Link
https://nasmedia.id/store/jejak-di-jalan-yang-retak/
Description / Abstract
Aku terlahir dari keluarga yang tidak mampu. Bukan hanya dalam arti ekonomi, tetapi juga dalam kemampuan untuk benar-benar tenang. Orang tuaku adalah orang-orang yang bekerja keras, namun hidup kami dipenuhi persoalan yang datang silih berganti. Sebagian besar perhatian dan tenaga keluarga habis untuk menyelesaikan masalah yang ditimbulkan oleh kakak-kakakku. Aku, anak lelaki ketujuh dari delapan bersaudara. lebih sering tumbuh sebagai pengamat belajar diam, belajar menahan, belajar bertahan tanpa banyak bertanya. Rumah tempat aku tumbuh tidak pernah sepenuhnya utuh. Ada cinta, tentu saja. Namun juga ada kelelahan, kegelisahan, dan ketidakpastian yang sejak kecil sudah terasa akrab. Mungkin karena itu, ketika dewasa aku sering melangkah tanpa benar-benar siap. Pernikahan pertamaku terjadi bukan karena kesiapan, melainkan karena keadaan. Pasanganku hamil sebelum kami menikah, dan aku memilih bertanggung jawab bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Tuhan atas perbuatan yang telah kulakukan: hubungan badan di luar pernikahan. Aku menikah dengan niat menebus kesalahan dan menjaga komitmen. Namun di pertengahan tahun pertama, aku mengetahui kenyataan yang mengguncang seluruh fondasi hidupku: anak yang dilahirkan bukanlah anak biologisku. Pernikahan itu berdiri bukan di atas cinta yang utuh, melainkan di atas rasa tanggung jawab.
Synopsis
Aku terlahir dari keluarga yang tidak mampu. Bukan hanya dalam arti ekonomi, tetapi juga dalam kemampuan untuk benar-benar tenang. Orang tuaku adalah orang-orang yang bekerja keras, namun hidup kami dipenuhi persoalan yang datang silih berganti. Sebagian besar perhatian dan tenaga keluarga habis untuk menyelesaikan masalah yang ditimbulkan oleh kakak-kakakku. Aku, anak lelaki ketujuh dari delapan bersaudara. lebih sering tumbuh sebagai pengamat belajar diam, belajar menahan, belajar bertahan tanpa banyak bertanya. Rumah tempat aku tumbuh tidak pernah sepenuhnya utuh. Ada cinta, tentu saja. Namun juga ada kelelahan, kegelisahan, dan ketidakpastian yang sejak kecil sudah terasa akrab. Mungkin karena itu, ketika dewasa aku sering melangkah tanpa benar-benar siap. Pernikahan pertamaku terjadi bukan karena kesiapan, melainkan karena keadaan. Pasanganku hamil sebelum kami menikah, dan aku memilih bertanggung jawab bukan hanya kepada manusia, tetapi juga kepada Tuhan atas perbuatan yang telah kulakukan: hubungan badan di luar pernikahan. Aku menikah dengan niat menebus kesalahan dan menjaga komitmen. Namun di pertengahan tahun pertama, aku mengetahui kenyataan yang mengguncang seluruh fondasi hidupku: anak yang dilahirkan bukanlah anak biologisku. Pernikahan itu berdiri bukan di atas cinta yang utuh, melainkan di atas rasa tanggung jawab.
QRSBN Status
QRSBN Number
62-0071-03608-8
Date Accepted
29 Jun 2026
Submission Date
29 Jun 2026
Status
ValidatedPublisher
Publisher Name
CV. Nas Media Pustaka
Location
Kota Makassar, Sulawesi Selatan