Logo
QRSBN QR Code Standard Book Number
Home Search Book Detail
QRSBN Verified

Mutiara Esai I

by Musthafa Luthfi Al-Manfaluthi

CV. Nas Media Pustaka

62-0071-03729-6
QR Code

Book Information

Title

Mutiara Esai I

Author

Musthafa Luthfi Al-Manfaluthi

Edition

Monograf

Series

Tidak berseri

Publication Year

2026

Publication Month

Juli

Number of Pages

100

Book Height

21 cm

Reader Group

Umum

Library Type

Non-Fiksi

Genre Category

Buku Umum

Publication

Idebuku

Media

Buku

DDC Classification

002 — Buku

Publication Province

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Publication City/District

Kota Administrasi Jakarta Selatan

Distributor

https://idebuku.id/store/wp-admin/

Book Link

https://idebuku.id/store/product/mutiara-esai-i/

Description / Abstract

Al-Manfaluthi berusia tiga belas tahun ketika masuk ke Al-Azhar. Selama di sana, ia menjalin hubungan dengan Imam Syaikh Muhammad Abduh dan menjadi muridnya pada tahun-tahun terakhir kehidupan sang syekh. Ia menerima darinya pelajaran-pelajaran ilmiah dan keagamaan yang disampaikan kepada para pelajar. Disebutkan bahwa ia termasuk salah satu murid paling cerdas. Muhammad Abduh pun menyayanginya, hingga al-Manfaluthi menjadi salah satu sahabat terdekatnya. Sang syekh sangat menghormati dan mengaguminya. Ketika sebagian ulama Al-Azhar mulai menentang Imam Muhammad Abduh dan metode beliau dalam mengajarkan agama serta tafsir, Al-Manfaluthi tampil membela gurunya, sekaligus mengkritik mereka dan metode mereka. Saat sang imam wafat, Al-Manfaluthi sangat berduka, meratapi kepergiannya, lalu meninggalkan Al-Azhar tanpa memperoleh gelar ‘alimiyyah4. Ia kembali ke kampung halamannya di Manfalut dan tinggal di sana selama beberapa tahun sambil mengurus pekerjaan pribadinya.

Synopsis

Al-Manfaluthi berusia tiga belas tahun ketika masuk ke Al-Azhar. Selama di sana, ia menjalin hubungan dengan Imam Syaikh Muhammad Abduh dan menjadi muridnya pada tahun-tahun terakhir kehidupan sang syekh. Ia menerima darinya pelajaran-pelajaran ilmiah dan keagamaan yang disampaikan kepada para pelajar. Disebutkan bahwa ia termasuk salah satu murid paling cerdas. Muhammad Abduh pun menyayanginya, hingga al-Manfaluthi menjadi salah satu sahabat terdekatnya. Sang syekh sangat menghormati dan mengaguminya. Ketika sebagian ulama Al-Azhar mulai menentang Imam Muhammad Abduh dan metode beliau dalam mengajarkan agama serta tafsir, Al-Manfaluthi tampil membela gurunya, sekaligus mengkritik mereka dan metode mereka. Saat sang imam wafat, Al-Manfaluthi sangat berduka, meratapi kepergiannya, lalu meninggalkan Al-Azhar tanpa memperoleh gelar ‘alimiyyah4. Ia kembali ke kampung halamannya di Manfalut dan tinggal di sana selama beberapa tahun sambil mengurus pekerjaan pribadinya.

QRSBN Status

QRSBN Number

62-0071-03729-6

Date Accepted

26 Jul 2026

Submission Date

26 Jul 2026

Status

Validated

Publisher

Publisher Name

CV. Nas Media Pustaka

Location

Kota Makassar, Sulawesi Selatan