Logo
QRSBN QR Code Standard Book Number
Home Search Book Detail
QRSBN Verified

Buku Saku Act-Imtara: Panduan Intervensi untuk Menurunkan No Mobile Phone Phobia Pada Generasi Z

by Muhammad Akbar Suryana; Faisal Abda’u; Diana Nurul Amalia; Erikma; Rosa; Azka Qamro Amalia Raharjo;

CV. Nas Media Pustaka

62-0071-03967-2
QR Code

Book Information

Title

Buku Saku Act-Imtara: Panduan Intervensi untuk Menurunkan No Mobile Phone Phobia Pada Generasi Z

Author

Muhammad Akbar Suryana; Faisal Abda’u; Diana Nurul Amalia; Erikma; Rosa; Azka Qamro Amalia Raharjo;

Edition

Monograf

Series

Tidak berseri

Publication Year

2026

Publication Month

September

Number of Pages

100

Book Height

21 cm

Reader Group

Umum

Library Type

Non-Fiksi

Genre Category

Buku Referensi

Publication

PT. Nas Media Indonesia

Media

Buku

Book Category

Umum

DDC Classification

002 — Buku

Publication Province

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Publication City/District

Kota Administrasi Jakarta Selatan

Book Link

https://idebuku.id/store/product/buku-saku-act-imtara-panduan-intervensi-untuk-menurunkan-no-mobile-phone-phobia-pada-generasi-z/

Description / Abstract

Gangguan kecemasan adalah masalah kesehatan mental umum yang ditandai oleh rasa cemas berlebihan dan berulang yang mengganggu aktivitas sehari-hari. Secara kognitif, penderitanya sering dipenuhi pikiran negatif dan kekhawatiran yang sulit dikendalikan. Secara emosional, mereka mengalami kegelisahan, ketegangan, dan mudah tersinggung. Jika tidak ditangani, gejala ini dapat mengganggu fungsi sosial, pekerjaan, dan kualitas hidup. Gangguan kecemasan meliputi beberapa kategori utama termasuk phobia, seperti agoraphobia, phobia sosial, dan phobia spesifik. salah satu phobia yang relevan terjadi yaitu nomophobia.

Synopsis

No Mobile Phone Phobia (nomophobia) adalah kecemasan berlebihan terhadap kehilangan akses pada smartphone, penderitanya kesulitan mematikan perangkat, khawatir saat baterai hampir habis, dan terus menerus memeriksa pesan, panggilan, email, atau jejaring sosial. Seseorang yang mengalami nomophobia dapat dikenali dari empat dimensi utama. Diantaranya adalah ketidakmampuan berkomunikasi, yaitu perasaan cemas ketika tidak dapat menghubungi atau dihubungi oleh orang lain melalui smartphone, Kehilangan konektivitas, yaitu kondisi ketika individu tidak bisa terhubung ke jaringan internet atau sinyal sehingga merasa cemas dan kehilangan arah. Ketidakmampuan mengakses informasi, yaitu kecemasan yang muncul saat tidak dapat memperoleh informasi melalui smartphone. Terakhir, menyerah pada kenyamanan, yaitu keinginan kuat untuk terus menggunakan smartphone sehingga individu selalu membawa ke mana pun akan pergi.

QRSBN Status

QRSBN Number

62-0071-03967-2

Date Accepted

08 Sep 2026

Submission Date

08 Sep 2026

Status

Validated

Publisher

Publisher Name

CV. Nas Media Pustaka

Location

Kota Makassar, Sulawesi Selatan