Logo
QRSBN QR Code Standard Book Number
Beranda Pencarian Detail Buku
Terverifikasi QRSBN

Pantaskah Honorer Menikah?

oleh Dimas Geopratama Ramadhan. S.Pd.

Perkumpulan dan Persekutuan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk

62-0210-03515-6
QR Code

Informasi Buku

Judul

Pantaskah Honorer Menikah?

Penulis

Dimas Geopratama Ramadhan. S.Pd.

Edisi

Cetakan pertama, Juni 2026

Seri

1

Tahun Terbit

2026

Bulan Terbit

Juni

Jumlah Halaman

65

Tinggi Buku

21 cm cm

Kelompok Pembaca

Remaja (13-17 tahun)

Jenis Pustaka

Fiksi

Kategori Jenis

Novel

Terbitan

Persekutuan den Perkumpulan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk, 2026

Media

Buku

Kategori Buku

fiksi

Klasifikasi DDC

002 — Buku

Provinsi Terbit

Jawa Timur

Kota/Kab Terbit

Kabupaten Nganjuk

Distributor

Persekutuan den Perkumpulan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk

Link Buku

https://www.literasinganjuk.com

Subject

novel

Deskripsi / Abstrak

Abstrak Pantaskah Honorer Menikah: Cinta atau Harga Diri? merupakan novel yang mengangkat realitas kehidupan tenaga honorer dalam menghadapi dilema antara cinta, harga diri, dan tuntutan sosial. Melalui tokoh Tama, seorang guru honorer dengan penghasilan terbatas, pembaca diajak menyelami pergulatan batin seorang laki-laki yang mencintai Idah, tetapi merasa belum layak untuk menikah karena kondisi ekonomi yang belum mapan. Di sisi lain, Idah meyakini bahwa kebahagiaan rumah tangga tidak semata-mata ditentukan oleh materi, melainkan oleh komitmen, tanggung jawab, dan kesediaan untuk berjuang bersama. Konflik semakin memuncak ketika hubungan mereka menghadapi penolakan dari keluarga yang meragukan masa depan seorang tenaga honorer. Keraguan, ketakutan akan kegagalan, serta tekanan lingkungan menjadi ujian yang harus mereka lalui. Namun, perjalanan hidup mengajarkan bahwa keberanian untuk mengambil tanggung jawab sering kali lebih penting daripada menunggu kesiapan yang belum tentu datang. Dengan perjuangan yang penuh ketekunan, Tama dan Idah membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk membangun masa depan yang lebih baik. Novel ini menyajikan kisah yang dekat dengan kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda yang sedang menghadapi persoalan cinta, pekerjaan, dan masa depan. Melalui alur yang sederhana namun sarat makna, penulis menegaskan bahwa harga diri sejati bukan terletak pada kemapanan yang dimiliki, melainkan pada keberanian untuk bertanggung jawab atas pilihan hidup. Pada akhirnya, karya ini menyampaikan pesan bahwa cinta tidak menuntut kesempurnaan, melainkan keberanian untuk tetap bertahan, bertumbuh, dan berjuang bersama dalam segala keadaan. Kata Kunci: tenaga honorer, cinta, harga diri, pernikahan, perjuangan hidup, tanggung jawab, keberanian.

Sinopsis

Pantaskah Honorer Menikah: Cinta atau Harga Diri? Tama adalah seorang guru honorer yang menjalani hidup dengan penuh keterbatasan. Penghasilan yang pas-pasan dan masa depan yang belum pasti membuatnya sering mempertanyakan satu hal: apakah dirinya pantas meminang wanita yang dicintainya? Di tengah perjuangan hidup yang berat, Tama dipertemukan kembali dengan Idah, perempuan yang telah lama mengisi ruang hatinya. Seiring waktu, keduanya semakin dekat dan menumbuhkan harapan untuk membangun masa depan bersama. Namun, cinta yang mereka rajut tidak berjalan semudah yang dibayangkan. Status Tama sebagai tenaga honorer menjadi alasan munculnya keraguan, baik dari dirinya sendiri maupun dari keluarga Idah yang menginginkan kehidupan yang lebih terjamin bagi putri mereka. Terjebak antara cinta dan harga diri, Tama memilih menunda langkah karena merasa belum mampu memberikan kehidupan yang layak. Sementara itu, Idah harus berjuang menghadapi tekanan keluarga dan ketidakpastian hubungan mereka. Ketika keadaan semakin rumit, keduanya dihadapkan pada pilihan yang menentukan masa depan: terus menunggu kesiapan yang tak kunjung datang atau berani melangkah bersama dalam segala keterbatasan. Novel ini menghadirkan kisah yang hangat, menyentuh, dan penuh makna tentang perjuangan, pengorbanan, serta keberanian menghadapi realitas hidup. Melalui perjalanan Tama dan Idah, pembaca diajak memahami bahwa kebahagiaan tidak selalu lahir dari kemapanan, melainkan dari tekad untuk bertanggung jawab, saling mendukung, dan bertumbuh bersama. Pantaskah honorer menikah? Pertanyaan itu mungkin terdengar sederhana. Namun, jawaban sesungguhnya hanya dapat ditemukan oleh mereka yang berani memperjuangkan cinta tanpa meninggalkan harga diri.

Status QRSBN

Nomor QRSBN

62-0210-03515-6

Tanggal Diterima

15 Jun 2026

Tanggal Pengajuan

15 Jun 2026

Status

Tervalidasi

Penerbit

Nama Penerbit

Perkumpulan dan Persekutuan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk

Lokasi

Kab. Nganjuk, Jawa Timur