IKATAN ILAHI
by Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
THEOVERRABOOKS
Book Information
Title
IKATAN ILAHI
Author
Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
Edition
Cetakan 1
Series
Menemukan Makna Teologis dan Praktis dalam Pernikahan Berdasarkan Firman
Publication Year
2026
Publication Month
September
Number of Pages
183
Book Height
23 cm
Reader Group
Dewasa
Library Type
Non-Fiksi
Genre Category
Buku Agama
Publication
THEOVERRABOOKS
Media
E-book (PDF)
Book Category
E-book Kristiani
DDC Classification
230 — Teologi Doktrinal Kristen
Publication Province
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Publication City/District
Kota Administrasi Jakarta Barat
Book Link
https://sites.google.com/view/remantobooks/e-book_1
Description / Abstract
IKATAN ILAHI Menemukan Makna Teologis dan Praktis dalam Pernikahan Berdasarkan Firman Pernikahan bukan sekadar ikatan antara dua pribadi yang saling mencintai. Dalam perspektif iman Kristen, pernikahan merupakan sebuah panggilan kehidupan yang mengandung dimensi kasih, kesetiaan, tanggung jawab, pengorbanan, dan pertumbuhan bersama di hadapan Allah. Karena itu, pernikahan tidak hanya membutuhkan perasaan cinta, tetapi juga fondasi iman dan komitmen yang terus dipelihara sepanjang perjalanan kehidupan. Buku IKATAN ILAHI mengajak pembaca memahami pernikahan secara lebih mendalam melalui perspektif teologis dan praktis berdasarkan firman Tuhan. Pernikahan dipandang sebagai ruang tempat dua pribadi belajar menghidupi kasih, membangun kesetiaan, saling menghormati, mengampuni, bertumbuh, dan menghadirkan kebaikan Allah di dalam kehidupan bersama. Buku ini membahas berbagai realitas yang dihadapi pasangan dalam kehidupan rumah tangga, mulai dari membangun komunikasi, menghadapi perbedaan karakter, mengelola konflik, menjaga kepercayaan, menjalani tanggung jawab keluarga, menghadapi perubahan keadaan, hingga mempertahankan keintiman dan kesetiaan ketika kehidupan tidak berjalan seperti yang diharapkan. Pernikahan yang sehat bukan berarti pernikahan tanpa konflik. Perbedaan dan pergumulan merupakan bagian dari perjalanan dua pribadi yang belajar hidup bersama. Yang menjadi penting adalah bagaimana pasangan menghadapi perbedaan tersebut dengan kasih, kedewasaan, kerendahan hati, dan komitmen untuk terus mencari kehendak Tuhan. Dalam terang firman Tuhan, cinta tidak hanya dipahami sebagai perasaan, tetapi sebagai keputusan untuk mengasihi, menerima, menghormati, melayani, dan tetap setia. Dengan demikian, pernikahan menjadi tempat di mana iman diwujudkan dalam tindakan nyata. Buku ini dapat menjadi bahan refleksi bagi pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan, pasangan suami istri, keluarga, pendeta, konselor pastoral, maupun pembaca yang ingin memahami hakikat pernikahan Kristen secara lebih utuh. IKATAN ILAHI pada akhirnya mengajak pasangan menyadari bahwa pernikahan bukan hanya tentang berjalan bersama ketika keadaan menyenangkan, tetapi tentang belajar tetap berjalan bersama ketika perjalanan menjadi sulit—dengan Tuhan sebagai dasar, firman sebagai pedoman, kasih sebagai bahasa, dan kesetiaan sebagai komitmen.
Synopsis
IKATAN ILAHI Menemukan Makna Teologis dan Praktis dalam Pernikahan Berdasarkan Firman Apa yang membuat dua orang yang berbeda latar belakang, karakter, kebiasaan, pemikiran, dan pengalaman mampu menjalani kehidupan bersama dalam waktu yang panjang? Pernikahan sering kali dimulai dengan cinta dan sukacita. Namun setelah kehidupan bersama dijalani, pasangan menemukan bahwa cinta juga harus berhadapan dengan perbedaan, tanggung jawab, konflik, kesalahpahaman, perubahan ekonomi, persoalan keluarga, kehadiran anak, sakit penyakit, usia, bahkan berbagai kejutan kehidupan yang tidak pernah direncanakan. Di sinilah makna pernikahan sebagai ikatan ilahi menjadi penting. IKATAN ILAHI mengajak pembaca melihat bahwa pernikahan Kristen bukan sekadar kontrak sosial atau hubungan emosional antara dua manusia. Pernikahan merupakan panggilan untuk membangun kehidupan bersama di hadapan Allah. Di dalamnya terdapat tanggung jawab untuk saling mengasihi, menghormati, menjaga kesetiaan, memberikan ruang bagi pertumbuhan, serta bersama-sama menghidupi kehendak Tuhan. Buku ini membawa pembaca memahami bahwa pasangan suami istri tidak dipanggil untuk menjadi dua orang yang selalu sama, melainkan dua pribadi yang berbeda yang belajar menemukan kesatuan. Perbedaan bukan selalu ancaman bagi pernikahan. Dengan kedewasaan dan kasih, perbedaan dapat menjadi ruang untuk belajar memahami, melengkapi, dan bertumbuh. Pembahasan dalam buku ini juga menyentuh sisi praktis kehidupan rumah tangga. Bagaimana menghadapi konflik tanpa saling menghancurkan? Bagaimana membangun komunikasi yang sehat? Bagaimana memelihara kepercayaan? Bagaimana meminta dan memberikan pengampunan? Bagaimana menjaga cinta ketika perasaan mengalami perubahan? Bagaimana membangun keluarga yang berakar pada iman? Semua pertanyaan tersebut diarahkan kembali kepada firman Tuhan sebagai sumber hikmat bagi kehidupan bersama. Buku ini juga mengingatkan bahwa kesetiaan dalam pernikahan bukan hanya janji yang diucapkan pada hari pemberkatan. Kesetiaan adalah keputusan yang diperbarui setiap hari melalui perkataan, tindakan, pengorbanan, pengampunan, dan kesediaan untuk tetap hadir bagi pasangan. Pada akhirnya, IKATAN ILAHI membawa pembaca kepada sebuah pemahaman bahwa pernikahan yang kuat tidak dibangun hanya dengan cinta manusia, tetapi dengan cinta yang terus-menerus diarahkan kepada Allah. Pernikahan bukan sekadar dua orang yang memilih untuk hidup bersama; pernikahan adalah dua pribadi yang belajar berjalan bersama di hadapan Tuhan, saling menguatkan dalam perjalanan, dan menjadikan kehidupan bersama sebagai kesaksian tentang kasih Allah.
QRSBN Status
QRSBN Number
62-0430-04049-1
Date Accepted
15 Sep 2026
Submission Date
15 Sep 2026
Status
ValidatedPublisher
Publisher Name
THEOVERRABOOKS
Location
Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta