Logo
QRSBN QR Code Standard Book Number
Home Search Book Detail
QRSBN Verified

SUARA IMAN DALAM NYANYIAN

by Pdt.Remanto Tumanggor, MTh

THEOVERRABOOKS

62-0430-04104-5
QR Code

Book Information

Title

SUARA IMAN DALAM NYANYIAN

Author

Pdt.Remanto Tumanggor, MTh

Edition

Cetakan 1

Series

1

Publication Year

2026

Publication Month

Agustus

Number of Pages

313

Book Height

23 cm

Reader Group

Semua Usia

Library Type

Non-Fiksi

Genre Category

Buku Agama

Publication

THEOVERRABOOKS

Media

E-book (PDF)

Book Category

E-book Kristiani

DDC Classification

230 — Teologi Doktrinal Kristen

Publication Province

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Publication City/District

Kota Administrasi Jakarta Barat

Book Link

https://sites.google.com/view/remantobooks/e-book_1

Subject

432 Topik Refleksi Teologis dan Ilustrasi Khotbah – Jilid I

Description / Abstract

SUARA IMAN DALAM NYANYIAN I adalah sebuah karya reflektif yang mengajak pembaca menemukan kedalaman iman Kristen melalui nyanyian, pengalaman hidup, dan berbagai ilustrasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari. Buku ini berangkat dari kesadaran bahwa nyanyian gerejawi bukan sekadar rangkaian nada dan kata-kata, melainkan salah satu cara umat percaya mengungkapkan iman, pergumulan, pengharapan, ucapan syukur, pertobatan, kerinduan, dan pengakuan akan karya Allah. Dalam perjalanan kehidupan iman, manusia sering kali menemukan pengalaman yang sulit diungkapkan hanya melalui kata-kata biasa. Ada sukacita yang ingin dinyanyikan, kesedihan yang membutuhkan penghiburan, doa yang tidak mampu dirangkai menjadi kalimat, serta pengharapan yang terus dipelihara ketika keadaan belum berubah. Dalam konteks tersebut, nyanyian dapat menjadi bahasa iman yang membawa pengalaman manusia kepada hadirat Allah. Melalui 432 topik refleksi teologis dan ilustrasi khotbah, buku ini menghadirkan berbagai pintu masuk untuk memahami pesan iman secara kontekstual dan aplikatif. Setiap topik dapat menjadi bahan perenungan tentang kehidupan manusia, relasi dengan Tuhan, hubungan dengan sesama, pelayanan, penderitaan, pengampunan, kesetiaan, kepemimpinan, keluarga, pergumulan batin, serta pengharapan akan masa depan. Nyanyian dalam buku ini dipahami sebagai bagian dari kehidupan gereja yang memiliki dimensi teologis. Ketika umat menyanyikan tentang kasih Allah, mereka sedang mengingat kasih yang menjadi dasar kehidupan iman. Ketika menyanyikan tentang salib, penderitaan dan keselamatan menjadi bagian dari refleksi iman. Ketika menyanyikan tentang kebangkitan dan pengharapan, umat diarahkan untuk melihat kehidupan bukan hanya berdasarkan keadaan sekarang, tetapi juga berdasarkan janji Allah. Buku ini juga menggunakan ilustrasi sebagai jembatan antara kebenaran teologis dan pengalaman konkret. Sebuah perjalanan, cahaya, hujan, rumah, jalan, pohon, suara, kesunyian, alat musik, atau berbagai peristiwa kehidupan dapat menjadi gambaran yang membantu pembaca memahami suatu pesan iman. Ilustrasi tidak dimaksudkan sebagai pengganti teks Alkitab, melainkan sebagai sarana untuk membuat pesan yang disampaikan lebih dekat, komunikatif, dan mudah direnungkan. Bagi para pelayan gereja, pendeta, pengkhotbah, guru agama, pemimpin kelompok, dan pembina jemaat, buku ini dapat menjadi sumber inspirasi dalam mempersiapkan refleksi dan ilustrasi khotbah. Setiap topik dapat dikembangkan sesuai dengan konteks pembacaan Alkitab, tema ibadah, situasi jemaat, maupun pengalaman kehidupan yang sedang dihadapi. Bagi pembaca secara umum, buku ini dapat dinikmati sebagai bahan renungan yang menghubungkan suara nyanyian dengan suara kehidupan. Tidak semua pergumulan harus segera memiliki jawaban; terkadang manusia terlebih dahulu membutuhkan ruang untuk menangis, berharap, mengingat, bersyukur, dan mempercayakan hidup kepada Tuhan. Dalam ruang itulah nyanyian dapat menjadi ungkapan iman. SUARA IMAN DALAM NYANYIAN I pada akhirnya mengingatkan bahwa iman bukan hanya sesuatu yang dipikirkan dan dipercakapkan, tetapi juga sesuatu yang dapat dinyanyikan, dihayati, dan diwujudkan dalam kehidupan. Ketika suara manusia menyanyikan iman, nyanyian itu dapat menjadi kesaksian bahwa di tengah sukacita maupun pergumulan, Allah tetap menjadi sumber pengharapan.

Synopsis

SUARA IMAN DALAM NYANYIAN I menghadirkan 432 topik refleksi teologis dan ilustrasi khotbah yang menjadikan nyanyian sebagai salah satu pintu untuk memahami pengalaman iman. Buku ini melihat bahwa sejak dahulu umat percaya menggunakan nyanyian untuk mengingat karya Allah, menyatakan syukur, menyampaikan permohonan, mengungkapkan kesedihan, dan memelihara pengharapan di tengah berbagai keadaan kehidupan. Nyanyian memiliki kemampuan untuk menyentuh wilayah kehidupan yang terkadang tidak mampu dijangkau oleh penjelasan rasional semata. Seseorang dapat mengetahui sebuah kebenaran secara intelektual, tetapi melalui nyanyian kebenaran tersebut dapat dihayati secara lebih personal. Sebuah lagu tentang kasih Allah dapat menguatkan seseorang yang sedang kehilangan, sebuah nyanyian tentang pengampunan dapat membuka ruang pertobatan, dan sebuah lagu tentang pengharapan dapat menolong seseorang bertahan ketika perjalanan hidup terasa berat. Dalam buku ini, setiap topik menjadi sebuah ruang dialog antara iman dan kehidupan. Pembaca diajak melihat bahwa pesan teologis tidak hanya berbicara mengenai hal-hal yang abstrak, tetapi memiliki hubungan dengan pengalaman sehari-hari. Iman berbicara ketika manusia bekerja, membangun keluarga, menghadapi konflik, mengalami kegagalan, merasakan kehilangan, melayani, memimpin, menunggu, mengampuni, dan mencoba kembali setelah jatuh. Berbagai ilustrasi digunakan untuk memperkaya refleksi tersebut. Kehidupan dapat diibaratkan seperti perjalanan yang membutuhkan arah; iman seperti jangkar yang menolong kapal bertahan ketika gelombang datang; doa seperti ruang tempat hati kembali menemukan ketenangan; dan pengharapan seperti cahaya yang tetap terlihat meskipun perjalanan sedang melewati kegelapan. Metafora-metafora tersebut membantu pembaca memasuki pesan iman melalui pengalaman yang sederhana dan dekat. Buku ini juga dapat menjadi teman bagi mereka yang sedang mempersiapkan khotbah. Banyak pengkhotbah menghadapi tantangan untuk menyampaikan pesan Alkitab secara jelas tanpa kehilangan kedalaman teologis. Karena itu, ilustrasi dapat berfungsi sebagai jembatan yang menghubungkan teks dengan kehidupan jemaat. Sebuah ilustrasi yang tepat bukan sekadar membuat khotbah menarik, tetapi membantu jemaat melihat bagaimana firman Tuhan berhubungan dengan kehidupan mereka. Namun, buku ini tidak menempatkan ilustrasi sebagai pusat pemberitaan. Firman Tuhan tetap menjadi dasar, sedangkan ilustrasi berfungsi membantu menjelaskan, menggambarkan, dan menghubungkan pesan tersebut dengan konteks kehidupan. Dengan demikian, penggunaan ilustrasi perlu tetap memperhatikan konteks Alkitab dan tidak memaksakan makna teologis ke dalam setiap pengalaman atau objek yang digunakan sebagai gambaran. 432 topik dalam jilid pertama ini dapat dibaca secara berurutan maupun secara tematis. Pembaca dapat memilih topik yang sesuai dengan kebutuhan renungan, tema ibadah, keadaan jemaat, atau persoalan kehidupan tertentu. Dengan cara tersebut, buku ini dapat menjadi sumber refleksi yang fleksibel bagi pelayanan gerejawi maupun pembentukan iman pribadi. SUARA IMAN DALAM NYANYIAN I juga mengajak pembaca memahami bahwa nyanyian gereja memiliki kekuatan untuk membentuk ingatan iman. Apa yang dinyanyikan berulang kali dapat tertanam dalam hati dan menjadi bahasa yang digunakan seseorang ketika menghadapi kehidupan. Karena itu, nyanyian bukan hanya bagian dari liturgi, tetapi juga dapat menjadi sarana pengajaran, penghiburan, pengakuan iman, dan penguatan spiritualitas. Pada akhirnya, buku ini membawa pembaca kepada sebuah kesadaran sederhana: kehidupan manusia memiliki banyak suara. Ada suara ketakutan, kegagalan, kehilangan, kesepian, dan keraguan. Namun, di tengah berbagai suara tersebut, iman memberikan suara yang berbeda—suara yang mengingatkan bahwa kehidupan tetap berada dalam pemeliharaan Allah. Ketika kata-kata terasa tidak cukup untuk mengungkapkan isi hati, nyanyian dapat menjadi suara iman; dan ketika hidup terasa berat untuk dijalani, iman dapat mengubah nyanyian menjadi pengharapan.

QRSBN Status

QRSBN Number

62-0430-04104-5

Date Accepted

17 Sep 2026

Submission Date

17 Sep 2026

Status

Validated

Publisher

Publisher Name

THEOVERRABOOKS

Location

Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta