Diantara Titik Zenith & Nadir
by Riny N. Lestari
Penerbit Edwrite Indonesia
Book Information
Title
Diantara Titik Zenith & Nadir
Author
Riny N. Lestari
Edition
1
Series
1
Publication Year
2026
Publication Month
Oktober
Number of Pages
264
Book Height
21 cm
Reader Group
Umum
Library Type
Fiksi
Genre Category
Novel
Publication
CV Edwrite Prima
Media
Buku
Book Category
Fiksi
DDC Classification
899.221 — Sastra Indonesia
Publication Province
Jawa Barat
Publication City/District
Kabupaten Bandung
Distributor
CV Edwrite Prima
Book Link
https://drive.google.com/open?id=1R2Ea941NExTWYc3COLvT1db50KxBrO25&usp=drive_fs
Subject
Story life
Description / Abstract
Tari memiliki hampir semua hal yang diimpikan banyak orang. Keluarga yang berkecukupan. Rumah yang selalu terasa hangat. Orang tua yang mencintainya. Pendidikan yang baik. Bakat yang beragam. Kehidupan yang membuatnya tumbuh sebagai gadis ceria, religius, dan dikagumi banyak orang. Tari terbiasa hidup dalam cahaya. Sementara itu, di tempat yang begitu jauh darinya, Ilyasa tumbuh dengan cara yang berbeda. Sejak kecil, kehidupan mengajarinya bahwa tidak semua orang memiliki tempat untuk pulang. Tidak semua anak tumbuh dengan pelukan. Dan tidak semua luka terlihat oleh mata. Kemiskinan, kehilangan, dan kerasnya kehidupan menempa Ilyasa menjadi pemuda yang tangguh, cekatan, dan terbiasa mengandalkan dirinya sendiri. Mereka berasal dari dua dunia yang seharusnya tidak pernah bertemu. Namun takdir mempertemukan mereka. Semakin dekat, semakin sulit bagi Tari dan Ilyasa untuk mengabaikan perasaan yang tumbuh di antara mereka. Tetapi cinta ternyata tidak datang sendirian. Ia membawa serta perbedaan kelas sosial, restu keluarga, luka masa lalu, harga diri, dan ketakutan akan masa depan. Bagi Tari, mencintai Ilyasa berarti berani meninggalkan zona nyaman yang selama ini dikenalnya. Bagi Ilyasa, mencintai Tari berarti berani percaya bahwa dirinya pantas dicintai—meski seluruh hidupnya pernah mengajarinya sebaliknya. Ketika akhirnya mereka memilih untuk mengikat janji di hadapan Tuhan, mereka mengira perjuangan telah selesai. Ternyata, pernikahan justru menjadi awal dari ujian yang sesungguhnya. Karena bagaimana jika dua orang yang dibesarkan oleh kehidupan yang begitu berbeda harus belajar membangun satu rumah? Bagaimana jika luka masa lalu kembali mengetuk? Dan bagaimana jika cinta yang membawa mereka kepada satu sama lain justru harus diuji sampai ke titik paling rendah? Di antara zenith dan nadir, mereka akan belajar bahwa cinta bukan sekadar tentang menemukan seseorang yang membuat kita bahagia. Cinta adalah tentang memilih untuk tetap tinggal—bahkan ketika hidup tidak lagi memberikan alasan untuk bertahan.
Synopsis
Tari memiliki hampir semua hal yang diimpikan banyak orang. Keluarga yang berkecukupan. Rumah yang selalu terasa hangat. Orang tua yang mencintainya. Pendidikan yang baik. Bakat yang beragam. Kehidupan yang membuatnya tumbuh sebagai gadis ceria, religius, dan dikagumi banyak orang. Tari terbiasa hidup dalam cahaya. Sementara itu, di tempat yang begitu jauh darinya, Ilyasa tumbuh dengan cara yang berbeda. Sejak kecil, kehidupan mengajarinya bahwa tidak semua orang memiliki tempat untuk pulang. Tidak semua anak tumbuh dengan pelukan. Dan tidak semua luka terlihat oleh mata. Kemiskinan, kehilangan, dan kerasnya kehidupan menempa Ilyasa menjadi pemuda yang tangguh, cekatan, dan terbiasa mengandalkan dirinya sendiri. Mereka berasal dari dua dunia yang seharusnya tidak pernah bertemu. Namun takdir mempertemukan mereka. Semakin dekat, semakin sulit bagi Tari dan Ilyasa untuk mengabaikan perasaan yang tumbuh di antara mereka. Tetapi cinta ternyata tidak datang sendirian. Ia membawa serta perbedaan kelas sosial, restu keluarga, luka masa lalu, harga diri, dan ketakutan akan masa depan. Bagi Tari, mencintai Ilyasa berarti berani meninggalkan zona nyaman yang selama ini dikenalnya. Bagi Ilyasa, mencintai Tari berarti berani percaya bahwa dirinya pantas dicintai—meski seluruh hidupnya pernah mengajarinya sebaliknya. Ketika akhirnya mereka memilih untuk mengikat janji di hadapan Tuhan, mereka mengira perjuangan telah selesai. Ternyata, pernikahan justru menjadi awal dari ujian yang sesungguhnya. Karena bagaimana jika dua orang yang dibesarkan oleh kehidupan yang begitu berbeda harus belajar membangun satu rumah? Bagaimana jika luka masa lalu kembali mengetuk? Dan bagaimana jika cinta yang membawa mereka kepada satu sama lain justru harus diuji sampai ke titik paling rendah? Di antara zenith dan nadir, mereka akan belajar bahwa cinta bukan sekadar tentang menemukan seseorang yang membuat kita bahagia. Cinta adalah tentang memilih untuk tetap tinggal—bahkan ketika hidup tidak lagi memberikan alasan untuk bertahan.
QRSBN Status
QRSBN Number
62-0085-04350-4
Date Accepted
30 Oct 2026
Submission Date
30 Oct 2026
Status
ValidatedPublisher
Publisher Name
Penerbit Edwrite Indonesia
Location
Kab. Bandung, Jawa Barat