ILUSTRASI IMAN DAN SAINS
by Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
THEOVERRABOOKS
Book Information
Title
ILUSTRASI IMAN DAN SAINS
Author
Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
Edition
Cetakan 1
Publication Year
2026
Publication Month
Agustus
Number of Pages
166
Book Height
23 cm
Reader Group
Umum
Library Type
Non-Fiksi
Genre Category
Buku Agama
Publication
THEOVERRABOOKS
Media
E-book (PDF)
Book Category
E-book Kristiani
DDC Classification
230 — Teologi Doktrinal Kristen
Publication Province
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Publication City/District
Kota Administrasi Jakarta Barat
Book Link
https://sites.google.com/view/remantobooks/e-book_1
Subject
100 Tematis tentang Iman dan Sains
Description / Abstract
ILUSTRASI IMAN DAN SAINS 100 Tema Tematis tentang Iman dan Sains Iman dan sains sering kali ditempatkan sebagai dua bidang yang berbeda. Iman berbicara tentang kepercayaan, makna, nilai, dan relasi manusia dengan Allah, sedangkan sains berusaha memahami alam semesta melalui pengamatan, penelitian, pengukuran, dan penalaran. Meskipun memiliki pendekatan yang berbeda, keduanya dapat menjadi ruang dialog untuk menolong manusia memahami kehidupan secara lebih luas dan bertanggung jawab. Buku Ilustrasi Iman dan Sains menghadirkan 100 tema tematis yang menggunakan berbagai fenomena sains dan pengalaman kehidupan sebagai titik awal untuk melakukan refleksi iman. Berbagai hal yang dapat diamati dalam kehidupan dan alam semesta digunakan sebagai ilustrasi untuk membuka pemahaman terhadap tema-tema seperti keteraturan, kehidupan, waktu, perubahan, keterbatasan manusia, tanggung jawab, keajaiban kehidupan, dan kekaguman terhadap ciptaan. Pendekatan ilustratif menjadi bagian penting dalam buku ini. Konsep yang sulit atau abstrak dapat lebih mudah dipahami ketika dihubungkan dengan sesuatu yang dekat dengan pengalaman manusia. Fenomena alam, tubuh manusia, ruang dan waktu, pertumbuhan, energi, ekosistem, teknologi, dan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan dapat menjadi bahan refleksi untuk membicarakan pertanyaan-pertanyaan mengenai kehidupan dan iman. Namun, buku ini membedakan dengan jelas antara ilustrasi teologis dan pembuktian ilmiah. Analogi atau fenomena sains yang digunakan tidak dimaksudkan untuk membuktikan keberadaan Allah secara ilmiah, menggantikan metode penelitian, ataupun menarik kesimpulan ilmiah dari teks Alkitab. Ilustrasi berfungsi sebagai jembatan reflektif yang membantu pembaca melihat kemungkinan hubungan antara pengetahuan tentang dunia dan pertanyaan mengenai makna kehidupan. Seratus tema yang disajikan mencakup berbagai persoalan, antara lain penciptaan, kehidupan, keteraturan alam, manusia, keterbatasan pengetahuan, perkembangan teknologi, lingkungan, kesehatan, waktu, perubahan, kecerdasan buatan, serta tanggung jawab manusia terhadap dunia yang dipercayakan kepadanya. Setiap tema diarahkan untuk membangun sikap terbuka, kritis, reflektif, dan bertanggung jawab dalam mempertemukan iman dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Buku ini dapat dimanfaatkan oleh pendeta, pengkhotbah, guru agama, mahasiswa teologi, pelayan gereja, maupun pembaca umum yang tertarik melihat hubungan antara iman dan sains melalui pendekatan yang komunikatif. Ilustrasi-ilustrasi yang tersedia dapat dikembangkan menjadi bahan khotbah, renungan, diskusi, pembelajaran, maupun refleksi pribadi. Pada akhirnya, Ilustrasi Iman dan Sains mengajak pembaca untuk tidak terburu-buru melihat iman dan sains sebagai dua wilayah yang harus dipertentangkan. Keduanya memiliki pertanyaan, metode, dan batas yang berbeda, tetapi dialog yang bertanggung jawab dapat memperkaya cara manusia memahami dunia, dirinya sendiri, dan panggilannya untuk hidup secara bijaksana di hadapan Allah dan seluruh ciptaan.
Synopsis
ILUSTRASI IMAN DAN SAINS 100 Tema Tematis tentang Iman dan Sains Apa yang dapat dipelajari iman dari perkembangan sains? Apakah pengetahuan ilmiah harus selalu dipertentangkan dengan kepercayaan kepada Allah? Bagaimana fenomena alam dan perkembangan teknologi dapat menjadi bahan untuk merenungkan kehidupan iman? Buku Ilustrasi Iman dan Sains mengajak pembaca memasuki pertanyaan-pertanyaan tersebut melalui 100 tema ilustratif. Buku ini dimulai dari kenyataan bahwa manusia hidup dalam dunia yang semakin dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan dan teknologi. Penemuan-penemuan ilmiah membantu manusia memahami alam, tubuh, kehidupan, dan berbagai proses yang sebelumnya sulit dijelaskan. Perkembangan tersebut sekaligus menghadirkan pertanyaan mengenai tanggung jawab, batas pengetahuan, makna kehidupan, dan bagaimana manusia menggunakan pengetahuan yang dimilikinya. Melalui pendekatan ilustratif, berbagai fenomena sains digunakan sebagai jembatan menuju refleksi iman. Keteraturan alam dapat menjadi kesempatan untuk merenungkan keteraturan dan tanggung jawab manusia terhadap ciptaan. Proses pertumbuhan dapat menjadi gambaran tentang kesabaran dan perkembangan kehidupan. Keterbatasan manusia dalam mengetahui segala sesuatu dapat membuka refleksi mengenai kerendahan hati dan kesadaran akan keterbatasan diri. Pembahasan juga menyentuh perkembangan teknologi dan kehidupan modern. Teknologi digital, kecerdasan buatan, informasi, komunikasi, dan berbagai inovasi ilmiah menghadirkan peluang sekaligus tanggung jawab moral. Pertanyaannya bukan hanya apa yang dapat dilakukan manusia dengan teknologi, tetapi juga bagaimana teknologi digunakan secara bijaksana dan manusiawi. Dalam setiap tema, pembaca diajak membedakan antara fakta ilmiah, analogi, dan refleksi teologis. Hal ini penting agar ilustrasi tidak disalahgunakan sebagai bukti ilmiah terhadap suatu keyakinan. Sains memiliki metode dan wilayah kajiannya sendiri, sementara refleksi iman memiliki pertanyaan mengenai makna, nilai, tujuan, dan hubungan manusia dengan Allah. Seratus tema dalam buku ini dapat menjadi bahan untuk khotbah, renungan, diskusi kelompok, pembelajaran teologi, maupun percakapan antara iman dan ilmu pengetahuan. Pengkhotbah dan guru dapat memilih ilustrasi yang sesuai dengan tema pembelajaran, kemudian mengembangkannya berdasarkan teks Alkitab dan konteks pendengar. Ilustrasi Iman dan Sains pada akhirnya mengajak pembaca mengembangkan sikap yang tidak anti terhadap ilmu pengetahuan sekaligus tidak menjadikan sains sebagai pengganti iman. Melalui dialog yang kritis dan reflektif, pembaca diajak melihat bahwa semakin luas pengetahuan manusia tentang dunia, semakin penting pula kebijaksanaan dalam menggunakan pengetahuan tersebut. Iman dan ilmu pengetahuan dapat menjadi bagian dari perjalanan manusia dalam mencari kebenaran, memahami kehidupan, dan menjalankan tanggung jawabnya terhadap sesama serta ciptaan.
QRSBN Status
QRSBN Number
62-0430-04118-8
Date Accepted
17 Sep 2026
Submission Date
17 Sep 2026
Status
ValidatedPublisher
Publisher Name
THEOVERRABOOKS
Location
Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta