PENGUATAN PENDIDIKAN PEMILIH UNTUK MENGEMBANGKAN PARTISIPASI POLITIK GENERASI Z BERBASIS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
oleh Hariyanti, M.Pd. Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H. Pro
Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim
Informasi Buku
Judul
PENGUATAN PENDIDIKAN PEMILIH UNTUK MENGEMBANGKAN PARTISIPASI POLITIK GENERASI Z BERBASIS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN
Penulis
Hariyanti, M.Pd. Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H. Pro
Edisi
-
Seri
-
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
September
Jumlah Halaman
118
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Umum
Jenis Pustaka
Monograf
Kategori Jenis
Buku Referensi
Terbitan
cendekia muslim
Media
Buku
Kategori Buku
Referensi
Klasifikasi DDC
002 — Buku
Provinsi Terbit
Sumatera Barat
Kota/Kab Terbit
Kabupaten Sijunjung
Distributor
cendekia muslim
Link Buku
https://store.cendekiamuslimpress.com/detail/penguatan-pendidikan-pemilih-untuk-mengembangkan-partisipasi-politik-generasi-z-berbasis-pendidikan-kewarganegaraan.html
Subject
Permohonan QRSBN
Deskripsi / Abstrak
Buku ini membahas pentingnya pendidikan pemilih sebagai upaya strategis dalam membangun generasi muda yang memiliki literasi politik, kesadaran demokrasi, dan partisipasi politik yang bertanggung jawab. Berangkat dari berbagai tantangan yang dihadapi Generasi Z, seperti rendahnya pemahaman politik, tingginya paparan hoaks, serta dominasi informasi politik melalui media sosial, buku ini menawarkan model pendidikan pemilih yang tidak hanya berfokus pada tahapan pemilu, tetapi juga pada pembentukan karakter kewarganegaraan yang kritis, cerdas, dan berintegritas. Pendidikan pemilih diposisikan sebagai proses pembelajaran berkelanjutan untuk mempersiapkan generasi muda menjadi warga negara yang aktif dalam kehidupan demokrasi. Selanjutnya, buku ini memperkenalkan konsep Pendidikan Pemilih Terintegrasi (Integrated Voter Education), yaitu model pendidikan yang mengintegrasikan materi demokrasi, kepemiluan, partisipasi politik, budaya politik, pengawasan pemilu, serta literasi digital ke dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) maupun kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Suara Demokrasi. Model ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, serta keluarga dalam menciptakan ekosistem pendidikan politik yang efektif dan berkesinambungan. Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, peserta didik diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual, aplikatif, dan sesuai dengan dinamika demokrasi di Indonesia. Lebih jauh, buku ini menegaskan bahwa pendidikan pemilih harus dilaksanakan secara komprehensif dan berkelanjutan, tidak hanya menjelang penyelenggaraan pemilu, tetapi menjadi bagian dari proses pendidikan sepanjang hayat. Materi yang disajikan mencakup demokrasi, kelembagaan negara, sistem pemilu, partisipasi politik, etika politik, hingga pemanfaatan media sosial secara bijak dalam kehidupan berdemokrasi. Dengan menggabungkan hasil penelitian, kajian teoritis, serta rekomendasi kebijakan yang aplikatif, buku ini menjadi referensi yang bermanfaat bagi akademisi, pendidik, penyelenggara pemilu, pembuat kebijakan, dan pemerhati demokrasi dalam memperkuat pendidikan politik serta membangun budaya demokrasi yang sehat di kalangan generasi muda.
Sinopsis
Buku ini membahas pentingnya pendidikan pemilih sebagai upaya strategis dalam membangun generasi muda yang memiliki literasi politik, kesadaran demokrasi, dan partisipasi politik yang bertanggung jawab. Berangkat dari berbagai tantangan yang dihadapi Generasi Z, seperti rendahnya pemahaman politik, tingginya paparan hoaks, serta dominasi informasi politik melalui media sosial, buku ini menawarkan model pendidikan pemilih yang tidak hanya berfokus pada tahapan pemilu, tetapi juga pada pembentukan karakter kewarganegaraan yang kritis, cerdas, dan berintegritas. Pendidikan pemilih diposisikan sebagai proses pembelajaran berkelanjutan untuk mempersiapkan generasi muda menjadi warga negara yang aktif dalam kehidupan demokrasi. Selanjutnya, buku ini memperkenalkan konsep Pendidikan Pemilih Terintegrasi (Integrated Voter Education), yaitu model pendidikan yang mengintegrasikan materi demokrasi, kepemiluan, partisipasi politik, budaya politik, pengawasan pemilu, serta literasi digital ke dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) maupun kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Suara Demokrasi. Model ini menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, pemerintah, organisasi masyarakat sipil, serta keluarga dalam menciptakan ekosistem pendidikan politik yang efektif dan berkesinambungan. Melalui pendekatan kolaboratif tersebut, peserta didik diharapkan memperoleh pengalaman belajar yang kontekstual, aplikatif, dan sesuai dengan dinamika demokrasi di Indonesia. Lebih jauh, buku ini menegaskan bahwa pendidikan pemilih harus dilaksanakan secara komprehensif dan berkelanjutan, tidak hanya menjelang penyelenggaraan pemilu, tetapi menjadi bagian dari proses pendidikan sepanjang hayat. Materi yang disajikan mencakup demokrasi, kelembagaan negara, sistem pemilu, partisipasi politik, etika politik, hingga pemanfaatan media sosial secara bijak dalam kehidupan berdemokrasi. Dengan menggabungkan hasil penelitian, kajian teoritis, serta rekomendasi kebijakan yang aplikatif, buku ini menjadi referensi yang bermanfaat bagi akademisi, pendidik, penyelenggara pemilu, pembuat kebijakan, dan pemerhati demokrasi dalam memperkuat pendidikan politik serta membangun budaya demokrasi yang sehat di kalangan generasi muda.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0025-04178-5
Tanggal Diterima
29 Sep 2026
Tanggal Pengajuan
29 Sep 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
Yayasan Pendidikan Cendekia Muslim
Lokasi
Kab. Sijunjung, Sumatera Barat