Apresiasi Prosa dan Pembelajaran Sastra SMP Kajian Cerpen, Novel, dan Cerita Rakyat dalam Kurikulum Merdeka
oleh Achmad Farchan Zainudin; Maudy Novita Anggraeni; Navyola Yussi Prastika; Safinatun Najah; Siti Nur
CV. Nas Media Pustaka
Informasi Buku
Judul
Apresiasi Prosa dan Pembelajaran Sastra SMP Kajian Cerpen, Novel, dan Cerita Rakyat dalam Kurikulum Merdeka
Penulis
Achmad Farchan Zainudin; Maudy Novita Anggraeni; Navyola Yussi Prastika; Safinatun Najah; Siti Nur
Edisi
Monograf
Seri
Tidak berseri
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
Agustus
Jumlah Halaman
100
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Umum
Jenis Pustaka
Non-Fiksi
Kategori Jenis
Buku Umum
Terbitan
PT. Nas Media Indonesia
Media
Buku
Klasifikasi DDC
002 — Buku
Provinsi Terbit
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota/Kab Terbit
Kota Administrasi Jakarta Selatan
Distributor
https://nasmedia.id/store
Link Buku
https://idebuku.id/store/product/apresiasi-prosa-dan-pembelajaran-sastra-smp-kajian-cerpen-novel-dan-cerita-rakyat-dalam-kurikulum-merdeka/
Deskripsi / Abstrak
Di Indonesia, cerita rakyat memiliki bentuk dan ragam yang sangat beragam, seperti legenda, mite, dan dongeng. Cerita-cerita tersebut tersebar di berbagai daerah dan memiliki ciri khas masing-masing sesuai dengan latar budaya masyarakatnya. Cerita rakyat seperti Atu Belah, Kisah Si raja Parkit, Terjadinya Danau Toba, Putri Ular, serta Malin Kundang dan berbagai cerita lainnya tidak hanya dikenal sebagai cerita hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang mengandung pesan moral dan nilai kehidupan. Menurut Gojali (2014), cerita rakyat dapat menjadi sarana pendidikan karakter karena terdapat nilai-nilai budaya dan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Selain itu, pembelajaran sastra berbasis cerita rakyat dapat membantu pembentukan karakter peserta didik melalui nilai- nilai sosial dan ekologis yang terdapat dalam cerita.
Sinopsis
Di Indonesia, cerita rakyat memiliki bentuk dan ragam yang sangat beragam, seperti legenda, mite, dan dongeng. Cerita-cerita tersebut tersebar di berbagai daerah dan memiliki ciri khas masing-masing sesuai dengan latar budaya masyarakatnya. Cerita rakyat seperti Atu Belah, Kisah Si raja Parkit, Terjadinya Danau Toba, Putri Ular, serta Malin Kundang dan berbagai cerita lainnya tidak hanya dikenal sebagai cerita hiburan, tetapi juga sebagai media pembelajaran yang mengandung pesan moral dan nilai kehidupan. Menurut Gojali (2014), cerita rakyat dapat menjadi sarana pendidikan karakter karena terdapat nilai-nilai budaya dan moral yang relevan dengan kehidupan masyarakat. Selain itu, pembelajaran sastra berbasis cerita rakyat dapat membantu pembentukan karakter peserta didik melalui nilai- nilai sosial dan ekologis yang terdapat dalam cerita.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0071-03846-3
Tanggal Diterima
21 Aug 2026
Tanggal Pengajuan
21 Aug 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
CV. Nas Media Pustaka
Lokasi
Kota Makassar, Sulawesi Selatan