Antologi Cerpen Mosaik Kehidupan
oleh Dr. Intan Sari Ramdhani, M.Pd.; Santi Aulia; Lusy Widiyanti; Karina Andini; Putri Mariyah Ulfah; Ha
CV. Nas Media Pustaka
Informasi Buku
Judul
Antologi Cerpen Mosaik Kehidupan
Penulis
Dr. Intan Sari Ramdhani, M.Pd.; Santi Aulia; Lusy Widiyanti; Karina Andini; Putri Mariyah Ulfah; Ha
Edisi
Monograf
Seri
Tidak berseri
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
Oktober
Jumlah Halaman
100
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Umum
Jenis Pustaka
Antologi
Kategori Jenis
Antologi
Terbitan
PT. Nas Media Indonesia
Media
Buku
Kategori Buku
Antologi Cerpen
Klasifikasi DDC
002 — Buku
Provinsi Terbit
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota/Kab Terbit
Kota Administrasi Jakarta Selatan
Distributor
https://idebuku.id/store/wp-admin/
Link Buku
https://idebuku.id/store/product/antologi-cerpen-mosaik-kehidupan/
Deskripsi / Abstrak
Buku antologi cerpen ini merupakan kumpulan karya mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Tangerang yang disusun dalam mata kuliah Keterampilan Menulis Kreatif. Kehadiran buku ini menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran kreatif yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada kemampuan mahasiswa dalam menghasilkan karya sastra yang memiliki nilai estetis, kritis, dan edukatif. Setiap cerpen yang tersaji dalam antologi ini mengangkat tema besar sosial dengan menghadirkan beragam potret kehidupan masyarakat. Isu-isu yang diangkat meliputi pendidikan, kemiskinan, kesenjangan ekonomi, hubungan keluarga, perundungan, diskriminasi, pelecehan seksual, kekerasan, hingga berbagai persoalan kemanusiaan lainnya yang masih menjadi bagian dari realitas kehidupan. Keragaman tema tersebut menunjukkan bahwa sastra tidak hanya berfungsi sebagai media hiburan, melainkan juga sebagai sarana refleksi, kritik sosial, dan penyampai nilai-nilai kemanusiaan.
Sinopsis
Di sudut perempatan paling sibuk di jantung kota metropolitan yang tak pernah lelap, di mana deretan beton pencakar langit saling beradu membelah awan dengan angkuh, terdapat sebuah anomali yang nyaris tak kasatmata bagi jutaan mata yang melintas dengan terburu- buru. Di antara gemerlap videotron raksasa yang menyiarkan iklan gaya hidup mewah dan pintu otomatis gedung-gedung perkantoran yang megah, terselip sebuah kios kayu reyot berukuran dua kali dua meter. Catnya telah mengelupas, warnanya memudar ditelan asap knalpot dan debu polusi, namun di dalamnya, detak waktu seolah menemukan jantungnya sendiri yang berdenyut pelan, teratur, dan penuh misteri. Di sanalah Pak Darmo duduk setiap hari, seorang pria berusia tujuh puluh tahun yang menjadi sisa dari sebuah era yang sudah lama terkubur. Baginya, waktu adalah entitas yang sakral, sesuatu yang harus dirawat dengan kelembutan, ketelitian, dan kesabaran, bukan sekadar dipantau di layar smartwatch yang berkedip-kedip dingin dan membosankan. Dengan kacamata tebal yang bertengger di atas hidung yang berkerut, ia menatap jantung jam mekanik yang terbuka, jemarinya yang berhias urat-urat menonjol seperti akar pohon tua bergerak dengan presisi yang hanya bisa didapat dari ribuan jam praktik di tengah keheningan kiosnya yang menyesakkan namun menenangkan. Bagi Pak Darmo, setiap jam yang datang ke kiosnya adalah sebuah pengakuan dosa; ia tahu jam tangan eksekutif yang mati di angka 14:05 berarti sang pemilik kelelahan saat rapat penting, dan ia tahu jam seorang gadis yang berhenti di angka 19:30 adalah saksi bisu dari janji temu yang gagal. Pak Darmo
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0071-04274-3
Tanggal Diterima
12 Oct 2026
Tanggal Pengajuan
12 Oct 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
CV. Nas Media Pustaka
Lokasi
Kota Makassar, Sulawesi Selatan