Mereka Datang dengan Luka
oleh Uswatun Khasanah
Penerbit Edwrite Indonesia
Informasi Buku
Judul
Mereka Datang dengan Luka
Penulis
Uswatun Khasanah
Edisi
1
Seri
1
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
Juli
Jumlah Halaman
104
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Umum
Jenis Pustaka
Fiksi
Kategori Jenis
Novel
Terbitan
CV Edwrite Prima
Media
Buku
Kategori Buku
Fiksi
Klasifikasi DDC
899.221 — Sastra Indonesia
Provinsi Terbit
Jawa Barat
Kota/Kab Terbit
Kabupaten Cianjur
Distributor
CV Edwrite Prima
Link Buku
https://docs.google.com/document/d/1gpza3rFXSg9V6E5HwDd63PxHAvvyfN5_/edit?usp=drive_link&ouid=100699564344775458801&rtpof=true&sd=true
Subject
story life
Deskripsi / Abstrak
Tentang Guru yang Memilih Mendengar, Bukan Sekadar Mengajar Di ruang kelas yang tampak biasa, seorang guru menyadari bahwa tak semua murid datang dengan hati yang utuh. Di balik seragam yang rapi, tawa di sela pelajaran, dan nilai yang tertera di rapor, ada luka-luka yang tersembunyi,luka karena keluarga yang retak, tekanan pergaulan, kehilangan, kesepian, hingga kesalahan yang membuat mereka takut dihakimi. Sebagai wali kelas, ia sering dihadapkan pada perubahan perilaku murid: yang mendadak pendiam, yang tiba-tiba memberontak, yang prestasinya merosot, atau yang terlibat masalah disiplin. Awalnya semua tampak seperti pelanggaran aturan biasa. Namun, perlahan ia belajar bahwa di balik setiap pelanggaran, ada pesan yang ingin disampaikan. Di balik setiap kemarahan, ada kesedihan yang tak terucap. Ketika seorang murid terjerat konflik pergaulan yang hampir merusak masa depannya, ketika yang lain harus memikul beban keluarga di usia belia, dan ketika ada yang hanya ingin diakui keberadaannya, sang guru memilih untuk tidak sekadar menegur. Ia memilih duduk, mendengar, dan membuka ruang aman untuk bercerita. Perjalanannya tidak mudah. Ia harus berhadapan dengan aturan sekolah, rapat bersama orang tua, dilema antara ketegasan dan empati, serta kelelahan batin karena ikut memikul beban yang bukan miliknya. Namun dari situlah ia memahami bahwa menjadi guru bukan hanya soal mentransfer ilmu, melainkan menghadirkan rasa aman. Kadang, satu kalimat sederhana seperti, “Ibu di sini, kamu tidak sendirian,” mampu mengubah arah hidup seorang anak. Mereka Datang dengan Luka adalah kisah tentang keberanian untuk peduli, tentang kepekaan membaca bahasa diam, dan tentang ruang kelas yang tak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga tempat pulang. Buku ini mengajak kita menyadari bahwa setiap anak berhak didengar, dan setiap guru memiliki kesempatan menjadi cahaya kecil di tengah gelapnya pergulatan seorang remaja. Karena sejatinya, sebelum mereka menjadi apa-apa di dunia luar, mereka hanyalah anak-anak yang ingin dipahami.
Sinopsis
Tentang Guru yang Memilih Mendengar, Bukan Sekadar Mengajar Di ruang kelas yang tampak biasa, seorang guru menyadari bahwa tak semua murid datang dengan hati yang utuh. Di balik seragam yang rapi, tawa di sela pelajaran, dan nilai yang tertera di rapor, ada luka-luka yang tersembunyi,luka karena keluarga yang retak, tekanan pergaulan, kehilangan, kesepian, hingga kesalahan yang membuat mereka takut dihakimi. Sebagai wali kelas, ia sering dihadapkan pada perubahan perilaku murid: yang mendadak pendiam, yang tiba-tiba memberontak, yang prestasinya merosot, atau yang terlibat masalah disiplin. Awalnya semua tampak seperti pelanggaran aturan biasa. Namun, perlahan ia belajar bahwa di balik setiap pelanggaran, ada pesan yang ingin disampaikan. Di balik setiap kemarahan, ada kesedihan yang tak terucap. Ketika seorang murid terjerat konflik pergaulan yang hampir merusak masa depannya, ketika yang lain harus memikul beban keluarga di usia belia, dan ketika ada yang hanya ingin diakui keberadaannya, sang guru memilih untuk tidak sekadar menegur. Ia memilih duduk, mendengar, dan membuka ruang aman untuk bercerita. Perjalanannya tidak mudah. Ia harus berhadapan dengan aturan sekolah, rapat bersama orang tua, dilema antara ketegasan dan empati, serta kelelahan batin karena ikut memikul beban yang bukan miliknya. Namun dari situlah ia memahami bahwa menjadi guru bukan hanya soal mentransfer ilmu, melainkan menghadirkan rasa aman. Kadang, satu kalimat sederhana seperti, “Ibu di sini, kamu tidak sendirian,” mampu mengubah arah hidup seorang anak. Mereka Datang dengan Luka adalah kisah tentang keberanian untuk peduli, tentang kepekaan membaca bahasa diam, dan tentang ruang kelas yang tak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga tempat pulang. Buku ini mengajak kita menyadari bahwa setiap anak berhak didengar, dan setiap guru memiliki kesempatan menjadi cahaya kecil di tengah gelapnya pergulatan seorang remaja. Karena sejatinya, sebelum mereka menjadi apa-apa di dunia luar, mereka hanyalah anak-anak yang ingin dipahami.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0085-03680-6
Tanggal Diterima
17 Jul 2026
Tanggal Pengajuan
17 Jul 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
Penerbit Edwrite Indonesia
Lokasi
Kab. Bandung, Jawa Barat