Antologi Cerpen Batasan Pagar Beton dan Luasnya Ladang Harapan
oleh Penulis: Dimas Geotama Ramadhan
Perkumpulan dan Persekutuan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk
Informasi Buku
Judul
Antologi Cerpen Batasan Pagar Beton dan Luasnya Ladang Harapan
Penulis
Penulis: Dimas Geotama Ramadhan
Edisi
Cetakan pertama, Juli 2026
Seri
1
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
Juli
Jumlah Halaman
124
Tinggi Buku
21 cm cm
Kelompok Pembaca
Semua Usia
Jenis Pustaka
Fiksi
Kategori Jenis
Antologi
Terbitan
Persekutuan den Perkumpulan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk, 2026
Media
Buku
Kategori Buku
fiksi
Klasifikasi DDC
002 — Buku
Provinsi Terbit
Jawa Timur
Kota/Kab Terbit
Kabupaten Nganjuk
Distributor
Persekutuan den Perkumpulan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk
Link Buku
https://www.literasinganjuk.com
Subject
antologi cerpen
Deskripsi / Abstrak
Buku antologi cerpen Batasan Pagar Beton dan Luasnya Ladang Harapan lahir dari serangkaian pengamatan, kegelisahan, dan permenungan mendalam mengenai dinamika ruang hidup masyarakat modern. Di tengah pesatnya pembangunan fisik—yang ditandai oleh berdirinya gedung-gedung tinggi, sekat-sekat pagar beton, serta pola hidup urban yang kerap memicu alienasi dan rasa terasing—buku ini menghadirkan narasi-narasi kritis sekaligus humanis mengenai perjuangan manusia dalam mempertahankan eksistensinya. Melalui himpunan cerita pendek yang kaya akan latar sosial dan empati, karya ini mengeksplorasi kontradiksi antara keterbatasan fisik-struktural yang disimbolkan oleh "pagar beton" dengan ketahanan jiwa manusia yang terus mencari "ladang harapan". Penulis menegaskan bahwa setinggi apa pun tembok pembatas dan seasing apa pun lingkungan perkotaan, manusia selalu memiliki kemampuan untuk menemukan celah dalam merawat kehangatan interaksi, kepedulian sosial, serta optimisme masa depan. Kumpulan cerpen ini hadir sebagai ruang jeda contemplatif yang menyalakan inspirasi, sekaligus memberikan kehangatan bagi pembaca di tengah dinamika zaman yang terus berubah. Kata Kunci: Antologi Cerpen, Pagar Beton, Ladang Harapan, Urban, Alienasi, Empati, Harapan.
Sinopsis
Di balik cepatnya derap pembangunan modern, kota-kota tumbuh dengan tembok-tembok yang kian tinggi. Pagar beton berdiri kokoh membatasi wilayah, memilah ruang hidup, dan tanpa disadari memenjarakan interaksi antarmanusia. Dalam pola hidup urban yang riuh namun dingin, individu kerap merasa terasing dan kesepian di tengah keramaian. Lantas, di manakah ruang bagi kemanusiaan dan kepedulian untuk tetap bertumbuh? Buku antologi cerita pendek Batasan Pagar Beton dan Luasnya Ladang Harapan karya Dimas Geopratama Ramadhan menyajikan potret reflektif tentang pergulatan jiwa manusia di tengah keterbatasan ruang modern. Melalui narasi-narasi yang tenang, jujur, dan menyentuh, penulis mengajak pembaca menyelami kisah-kisah sederhana tentang kepengapian kota, benturan kehidupan sosial, hingga kerinduan mendalam akan kehangatan hubungan antar sesama. Meskipun judulnya mengisyaratkan sekat dan keterbatasan, antologi ini sejatinya bercerita tentang daya tahan nurani. Pagar beton hanyalah simbol fisik dari batas-batas yang diciptakan oleh zaman; sedangkan "ladang harapan" adalah ruang tak bertepi di dalam batin manusia yang selalu haus akan makna, rasa saling mendengar, dan empati. Disunting oleh Heru Sang Amurwabumi dan diterbitkan oleh Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk (KPLG), himpunan cerpen ini hadir sebagai ruang jeda kontemplatif di tengah bisingnya dunia. Buku ini merupakan santapan jiwa yang hangat bagi siapa saja yang sedang mencari inspirasi, merindukan kepekaan sosial, atau sekadar ingin menyalakan kembali optimisme di tengah himpitan realita hidup.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0210-03691-5
Tanggal Diterima
20 Jul 2026
Tanggal Pengajuan
20 Jul 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
Perkumpulan dan Persekutuan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk
Lokasi
Kab. Nganjuk, Jawa Timur