BABAD DESA CAMPUR
oleh SUPADMIYATI
Perkumpulan dan Persekutuan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk
Informasi Buku
Judul
BABAD DESA CAMPUR
Penulis
SUPADMIYATI
Edisi
Cetakan pertama, Agustus 2026
Seri
1
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
Agustus
Jumlah Halaman
32
Tinggi Buku
21 cm cm
Kelompok Pembaca
Umum
Jenis Pustaka
Fiksi
Kategori Jenis
Novel
Terbitan
Persekutuan den Perkumpulan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk, 2026
Media
Buku
Kategori Buku
fiksi
Klasifikasi DDC
002 — Buku
Provinsi Terbit
Jawa Timur
Kota/Kab Terbit
Kabupaten Nganjuk
Distributor
Persekutuan den Perkumpulan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk
Link Buku
https://www.literasinganjuk.com
Subject
buku fiksi
Deskripsi / Abstrak
Buku ini mendokumentasikan sejarah dan tradisi lisan asal-usul Desa Campur di Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk. Mengisahkan perjalanan para pelarian Perang Jawa—seperti Mbah Bersih—yang membuka Hutan Gondang, narasi ini menyoroti bertemunya kelompok heterogen dari Mataram, Pesisir, dan Brang Wetan. Peleburan budaya ini membentuk identitas Desa "Campur" yang berlandaskan falsafah Campuring Rasa serta perlambang perpaduan dua aliran sungai (Tirta Campur). Melalui tradisi rutin seperti Nyadran, buku ini menegaskan pentingnya nilai toleransi, gotong royong, dan pelestarian warisan budaya bagi generasi mendatang.
Sinopsis
Berlatar belakang pasca-Perang Jawa di abad ke-19, sisa-sisa laskar dan rakyat yang enggan tunduk pada penjajah melarikan diri ke dalam rimbunnya Hutan Gondang di utara Nganjuk. Di bawah kepemimpinan Mbah Bersih, sosok pelarian politik yang bijaksana dan sakti, sebuah pemukiman baru mulai dirintis di tengah hutan belantara. Berbagai kelompok pengembara dari Mataram, wilayah Pesisir, hingga Brang Wetan berkumpul dan berakulturasi. Meski sempat diterpa perbedaan adat dan bahasa, penderitaan bersama saat babat alas menyatukan mereka dalam peristiwa bersejarah bernama Tumampeles. Dari ikrar persatuan masyarakat yang beraneka ragam serta filosofi ditemukannya titik temu dua sumber air yang menyuburkan lahan (Tirta Campur), lahirlah nama Desa "Campur". Kisah perintisan ini menjelma menjadi warisan adiluhung yang terus dirawat oleh anak cucunya hingga kini melalui tradisi Nyadran sebagai pengingat akan pentingnya persatuan di atas keberagaman.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0210-03945-9
Tanggal Diterima
04 Sep 2026
Tanggal Pengajuan
04 Sep 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
Perkumpulan dan Persekutuan Komunitas Pegiat Literasi Nganjuk
Lokasi
Kab. Nganjuk, Jawa Timur