Logo
QRSBN QR Code Standard Book Number
Beranda Pencarian Detail Buku
Terverifikasi QRSBN

Jejak Karya

oleh Wijaya Kurnia Santoso, Slamet Efendik Kuswadi, Sayyidah Ahmad, Izza Puspita Cahyaningrum, Sidik Supr

Pondok Pesantren Baron

62-0220-04265-1
QR Code

Informasi Buku

Judul

Jejak Karya

Penulis

Wijaya Kurnia Santoso, Slamet Efendik Kuswadi, Sayyidah Ahmad, Izza Puspita Cahyaningrum, Sidik Supr

Tahun Terbit

2026

Bulan Terbit

Oktober

Jumlah Halaman

167

Tinggi Buku

21 cm

Kelompok Pembaca

Umum

Jenis Pustaka

Antologi

Kategori Jenis

Buku Umum

Terbitan

Pondok Pesantren Baron

Media

E-book (PDF)

Klasifikasi DDC

370 — Pendidikan

Provinsi Terbit

Jawa Timur

Kota/Kab Terbit

Kabupaten Nganjuk

Distributor

Penerbit Pondok Pesantren Baron

Link Buku

http://lynk.id/baronpress/5rxxqp8drx62

Deskripsi / Abstrak

JEJAK KARYA: Antologi Praktik Baik Kepala SMA Swasta Kabupaten Nganjuk Buku JEJAK KARYA merupakan antologi yang mendokumentasikan praktik baik kepemimpinan dan pengelolaan pendidikan di SMA swasta Kabupaten Nganjuk. Buku ini bertujuan merekam pengalaman, inovasi, dan strategi para kepala sekolah dalam menghadapi tantangan pendidikan, mengoptimalkan sumber daya, serta meningkatkan mutu layanan pendidikan di tengah beragam keterbatasan. Praktik baik yang disajikan mencakup pengembangan kewirausahaan melalui DIPOSIN (Diponegoro Telur Asin), transformasi kepemimpinan berbasis digital dan karakter, penguatan literasi dan karya tulis, pembelajaran kontekstual, pengembangan kecakapan hidup, integrasi iman, ilmu, dan teknologi, pemanfaatan lahan sekolah sebagai kebun produktif dan pusat edupreneurship, serta pengembangan potensi dan talenta peserta didik. Selain menampilkan capaian program, buku ini mengangkat proses perubahan yang meliputi identifikasi masalah, pengambilan keputusan, upaya mengatasi keterbatasan, evaluasi, kolaborasi, dan perbaikan berkelanjutan. Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa praktik baik tidak selalu bergantung pada besarnya anggaran, kecanggihan teknologi, atau pencapaian penghargaan, tetapi pada komitmen, kreativitas, keberanian berinovasi, dan konsistensi dalam melakukan perubahan yang bermakna. Melalui dokumentasi dan berbagi pengalaman, antologi ini diharapkan menjadi sumber inspirasi, referensi reflektif, serta sarana pembelajaran bersama bagi kepala sekolah, guru, dan pemangku kepentingan pendidikan. Pada akhirnya, JEJAK KARYA menegaskan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk bertumbuh, dan kepemimpinan yang berdampak adalah kepemimpinan yang mampu membangun budaya positif, mengembangkan potensi warga sekolah, serta meninggalkan karya yang berkelanjutan. Kata kunci: Kepemimpinan, Pendidikan, Inovasi, Kolaborasi, Inspirasi.

Sinopsis

JEJAK KARYA Antologi Praktik Baik Kepala SMA Swasta Kabupaten Nganjuk “Ketika pengalaman menjadi pembelajaran, karya menjadi inspirasi, dan kepemimpinan meninggalkan jejak” Setiap sekolah memiliki cerita. Di balik gedung, ruang kelas, program, dan berbagai dinamika pendidikan, selalu ada kepala sekolah yang berjuang, guru yang terus mencoba, peserta didik yang bertumbuh, serta berbagai praktik baik yang sering kali berjalan dalam sunyi. Buku ini hadir untuk merekam cerita-cerita tersebut agar pengalaman tidak berhenti sebagai kenangan atau percakapan dalam rapat, tetapi berubah menjadi pengetahuan, inspirasi, dan pembelajaran yang dapat diwariskan. Buku ini merupakan antologi praktik baik kepala SMA swasta Kabupaten Nganjuk yang memperlihatkan beragam cara sekolah menghadapi tantangan dan mengubah keterbatasan menjadi kekuatan. Di dalamnya terdapat kisah tentang kewirausahaan melalui DIPOSIN (Diponegoro Telur Asin), transformasi kepemimpinan berbasis digital dan karakter, upaya membangkitkan kembali sekolah, integrasi iman, ilmu, dan teknologi, penguatan sekolah di tengah keterbatasan, pembelajaran kontekstual, pengembangan life skill, gerakan literasi dan karya tulis, pemanfaatan lahan sekolah menjadi kebun produktif dan pusat edupreneurship, hingga pengembangan potensi dan talenta peserta didik. Yang membuat buku ini istimewa bukan sekadar program-program yang ditampilkan, melainkan cerita di balik lahirnya sebuah perubahan. Para penulis tidak hanya berbicara tentang keberhasilan, tetapi juga tentang persoalan, keterbatasan, keputusan, proses mencoba, kegagalan, evaluasi, kolaborasi, dan keberanian untuk memperbaiki diri. Sebab praktik baik tidak harus spektakuler, tidak harus memenangkan penghargaan, dan tidak selalu membutuhkan teknologi canggih. Selama ada masalah, ikhtiar, proses, dan perubahan yang bermakna, di sanalah terdapat sebuah cerita yang layak dibagikan. Melalui buku ini, pembaca diajak melihat bahwa sekolah swasta bukan sekadar sekolah dengan segala keterbatasannya, tetapi sekolah yang memiliki daya juang, kreativitas, inovasi, guru-guru hebat, dan kepala sekolah yang terus mencari jalan untuk memberikan layanan pendidikan terbaik. Eksistensi sekolah tidak hanya dibangun melalui promosi, tetapi melalui karya. Ketika sekolah memiliki karya, lahirlah cerita; ketika cerita dibagikan, tumbuh identitas; dan ketika identitas dibangun melalui karya nyata, tumbuh kepercayaan. Lebih dari sebuah buku, JEJAK KARYA adalah ajakan untuk membangun budaya mendokumentasikan, berbagi, dan belajar bersama. Sebuah praktik baik yang ditulis hari ini dapat menjadi jawaban bagi kepala sekolah yang menghadapi persoalan serupa di masa depan. Seorang kepala sekolah yang merasa sendirian mungkin menemukan keyakinan baru setelah membaca pengalaman orang lain: “Ternyata saya tidak sendirian.” Pada akhirnya, buku ini berbicara tentang makna kepemimpinan yang lebih jauh daripada sekadar menjalankan jabatan. Kepemimpinan adalah tentang menyiapkan hari esok, membuat sekolah terus bertumbuh, dan meninggalkan jejak perubahan. Sebab seorang pemimpin mungkin suatu hari berganti, tetapi budaya baik, sistem, inovasi, pengetahuan, dan karya yang telah dibangun dapat terus hidup dan memberi manfaat. JEJAK KARYA adalah kisah tentang kepala sekolah yang memilih untuk tidak menyerah, guru yang terus mencoba, peserta didik yang terus belajar, dan sekolah-sekolah yang mungkin memiliki keterbatasan tetapi tidak pernah kehabisan harapan. Buku ini mengingatkan kita bahwa setiap sekolah memiliki cerita, setiap kepala sekolah memiliki perjuangan, setiap praktik baik memiliki nilai, dan setiap karya layak meninggalkan jejak. Kata kunci: Kepemimpinan, Pendidikan, Inovasi, Kolaborasi, Inspirasi.

Status QRSBN

Nomor QRSBN

62-0220-04265-1

Tanggal Diterima

09 Oct 2026

Tanggal Pengajuan

09 Oct 2026

Status

Tervalidasi

Penerbit

Nama Penerbit

Pondok Pesantren Baron

Lokasi

Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur