BENANG EMAS DI DESA PACING
oleh PENULIS: Asrianti; Egi; Jumasriadi Akmal; Wal Ihsan; Musdalifah; Meldayanti; Marsvanda; Selvi Dewi A
CV Angkasa Media Literasi
Informasi Buku
Judul
BENANG EMAS DI DESA PACING
Penulis
PENULIS: Asrianti; Egi; Jumasriadi Akmal; Wal Ihsan; Musdalifah; Meldayanti; Marsvanda; Selvi Dewi A
Edisi
-
Seri
-
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
Oktober
Jumlah Halaman
153
Tinggi Buku
23 cm
Kelompok Pembaca
Umum
Jenis Pustaka
Non-Fiksi
Kategori Jenis
Buku Ajar
Terbitan
Lepas
Media
E-book (PDF)
Kategori Buku
Non Terjemahan
Klasifikasi DDC
390 — Adat Istiadat, Etiket & Folklor
Provinsi Terbit
Riau
Kota/Kab Terbit
Kota Pekanbaru
Distributor
CV. Angkasa Media Literasi
Link Buku
https://www.angkasamedia.id/product/benang-emas-di-desa-pacing/
Subject
Kebudayaan dan Kearifan Lokal
Deskripsi / Abstrak
“Benang Emas di Desa Pacing” menggambarkan simbol harapan, kerja keras, persatuan, dan nilai luhur yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan masyarakat Desa Pacing. Istilah “benang” merepresentasikan keterikatan, kesinambungan, serta persatuan antarwarga, sementara “emas” mencerminkan nilai mulia, kejayaan, kehormatan, dan potensi desa. Nilai tersebut tercermin melalui keberadaan kerajinan songko recca, yaitu songkok khas Bugis yang dibuat menggunakan bahan tembaga berwarna kuning keemasan dan diwariskan secara turun-temurun. Proses pembuatannya yang membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan keterampilan menjadi gambaran semangat masyarakat dalam mempertahankan tradisi dan kearifan lokal. Dengan demikian, “Benang Emas di Desa Pacing” tidak hanya merepresentasikan sebuah kerajinan tradisional, tetapi juga menjadi cerminan identitas budaya, nilai kehidupan, serta harapan masyarakat dalam melestarikan warisan leluhur sekaligus membangun masa depan desa.
Sinopsis
“Benang Emas” di Desa Pacing adalah simbol dari harapan, kerja keras, dan nilai luhur yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan masyarakat Pacing. Kata “benang” melambangkan keterikatan, kesinambungan, dan persatuan antarwarga, sedangkan “emas” menggambarkan nilai mulia, kejayaan, dan potensi yang dimiliki desa ini. Makna tersebut semakin nyata melalui keberadaan kerajinan songko recca, yaitu songkok khas Bugis yang dibuat dengan bahan tembaga berwarna kuning keemasan. Warna emas pada songko recca bukan hanya sekadar keindahan, tetapi melambangkan kehormatan, kebanggaan, dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Proses pembuatannya yang penuh ketelitian dan kesabaran menjadi cerminan semangat masyarakat Pacing dalam menjaga tradisi sekaligus membangun masa depan. Dengan demikian, “Benang Emas di Desa Pacing” bukan hanya tentang sebuah kerajinan, tetapi juga tentang nilai-nilai kehidupan, identitas, dan harapan yang terus dirajut oleh masyarakatnya.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0286-04348-1
Tanggal Diterima
29 Oct 2026
Tanggal Pengajuan
29 Oct 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
CV Angkasa Media Literasi
Lokasi
Kota Pekanbaru, Riau