Paradoks Ma'rifat dengan Angka Nol
oleh I GUSTI BAGUS DHARMADJAYA, S.Pd.
CV. GRIYA INSAN DIGITAL
Informasi Buku
Judul
Paradoks Ma'rifat dengan Angka Nol
Penulis
I GUSTI BAGUS DHARMADJAYA, S.Pd.
Edisi
Pertama
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
September
Jumlah Halaman
63
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Umum
Jenis Pustaka
Non-Fiksi
Kategori Jenis
Buku Agama
Terbitan
CV. GRIYA INSAN DIGITAL
Media
E-book (PDF)
Kategori Buku
Non-Fiksi Spiritualitas Islam
Klasifikasi DDC
200 — Agama
Provinsi Terbit
Kalimantan Selatan
Kota/Kab Terbit
Kabupaten Banjar
Link Buku
https://anyflip.com/bookcase/twtuu
Subject
Pengembangan Diri/Spiritualitas Islam
Deskripsi / Abstrak
Paradoks Ma'rifat dengan Angka Nol adalah sebuah perjalanan perenungan tentang "aku", ego, keterbatasan diri, dan kerinduan untuk mengenal Allah. Melalui metafora sederhana tentang angka nol, buku ini mengajak kita melihat kembali sesuatu yang sering luput disadari: keinginan untuk menjadi besar, dihargai, diakui, dan mengendalikan kehidupan. Menjadi nol bukan berarti menjadi tidak berarti. Ia adalah kesadaran bahwa aku bukan pusat dari segala sesuatu. Dari mengenali ego, belajar melepaskan, hingga menyadari keterbatasan akal di hadapan Yang Tak Terbatas, buku ini mengajak pembaca menempuh perjalanan kecil: Aku → Nol → Ma'rifat. Sebuah perenungan sederhana tentang bagaimana semakin kita mengenal-Nya, semakin kita menyadari kecilnya diri dan semakin ingin kembali menjadi hamba.
Sinopsis
Kita hidup dengan angka. Nilai, harta, jabatan, prestasi, pengakuan, semuanya sering kita hitung untuk mengukur keberhasilan dan nilai diri. Tetapi pernahkah kita bertanya: Jika semua angka itu hilang, siapakah aku di hadapan Allah? Paradoks Ma'rifat dengan Angka Nol mengajak kita menyusuri perjalanan dari "Aku" menuju "Nol", lalu dari "Nol" menuju kesadaran tentang Dia Yang Tak Terbatas. Nol di sini bukan kehampaan. Nol adalah tempat ego berhenti. Sebuah ruang ketika kita mulai berani berkata, "Aku tidak tahu," "Aku tidak mampu mengendalikan semuanya," dan akhirnya, "Aku membutuhkan-Nya." Mungkin paradoksnya justru di sini: Semakin kita mengenal Allah, semakin kita menyadari betapa terbatasnya diri. Dan ketika "aku" mulai mengecil, hati menemukan ruang yang lebih luas untuk bersyukur, berserah, dan bersujud. Bukan tentang menjadi besar. Tetapi tentang menemukan kemuliaan sebagai hamba.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0321-03920-0
Tanggal Diterima
01 Sep 2026
Tanggal Pengajuan
01 Sep 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
CV. GRIYA INSAN DIGITAL
Lokasi
Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan