Generasi Z & Era Post-Truth: Mengelola Informasi, Membangun Literasi, dan Menggerakkan Demokrasi Digital
oleh Mukoyimah, M.Sos., Lia Afiana, S.Sos., Seftia Nurul Izati, Nur Silmi Kaffa, Miladia Nur Salim, Diana
CV Nakomu (Penerbit Kertasentuh)
Informasi Buku
Judul
Generasi Z & Era Post-Truth: Mengelola Informasi, Membangun Literasi, dan Menggerakkan Demokrasi Digital
Penulis
Mukoyimah, M.Sos., Lia Afiana, S.Sos., Seftia Nurul Izati, Nur Silmi Kaffa, Miladia Nur Salim, Diana
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
Juli
Jumlah Halaman
145
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Umum
Jenis Pustaka
Non-Fiksi
Kategori Jenis
Buku Umum
Terbitan
Lepas
Media
Buku
Kategori Buku
Non Fiksi
Klasifikasi DDC
002 — Buku
Provinsi Terbit
Jawa Timur
Kota/Kab Terbit
Kabupaten Jombang
Distributor
Toko Buku Mandiri
Link Buku
https://www.penerbitnakomu.com/2026/07/15/generasi-z-era-post-truth-mengelola-informasi-membangun-literasi-dan-menggerakkan-demokrasi-digital/
Deskripsi / Abstrak
Generasi Z di Era Disrupsi Digital: Literasi, Informasi, dan Tantangan Masa Depan merupakan kumpulan tulisan akademik yang membahas dinamika kehidupan Generasi Z sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang bersama teknologi digital. Buku ini mengupas berbagai fenomena yang muncul akibat pesatnya perkembangan media sosial, mulai dari perubahan pola konsumsi informasi, aktivisme digital, tantangan disinformasi, hingga pergeseran cara berinteraksi dan membangun identitas di ruang digital. Melalui berbagai kajian yang disajikan, pembaca diajak memahami bagaimana Generasi Z tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen sekaligus penyebar informasi. Di tengah era post-truth yang ditandai oleh maraknya hoaks, manipulasi informasi, dan dominasi emosi dalam pembentukan opini publik, Generasi Z dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, melakukan verifikasi informasi, serta membangun budaya literasi digital yang sehat dan bertanggung jawab. Buku ini juga menyoroti berbagai karakteristik unik Generasi Z dalam mengonsumsi informasi melalui platform digital seperti TikTok, Instagram, YouTube, dan media sosial lainnya. Perubahan preferensi terhadap konten visual, video singkat, meme informatif, podcast, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan menjadi bagian penting dalam membentuk pola komunikasi dan perilaku generasi muda saat ini. Di sisi lain, berbagai tantangan seperti FOMO (Fear of Missing Out), phubbing, brainrot, kecanduan media sosial, serta menurunnya kualitas interaksi sosial turut menjadi perhatian utama yang dibahas secara mendalam. Lebih dari sekadar membahas dampak teknologi, buku ini menawarkan perspektif tentang pentingnya literasi digital, kecerdasan emosional, etika komunikasi, serta peran aktif Generasi Z sebagai agen perubahan dalam menjaga kualitas informasi dan membangun ruang digital yang lebih sehat. Dengan bahasa yang ilmiah namun relevan dengan realitas kehidupan saat ini, buku ini menjadi referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, praktisi komunikasi, maupun masyarakat umum yang ingin memahami posisi strategis Generasi Z dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital.
Sinopsis
Generasi Z di Era Disrupsi Digital: Literasi, Informasi, dan Tantangan Masa Depan merupakan kumpulan tulisan akademik yang membahas dinamika kehidupan Generasi Z sebagai generasi yang tumbuh dan berkembang bersama teknologi digital. Buku ini mengupas berbagai fenomena yang muncul akibat pesatnya perkembangan media sosial, mulai dari perubahan pola konsumsi informasi, aktivisme digital, tantangan disinformasi, hingga pergeseran cara berinteraksi dan membangun identitas di ruang digital. Melalui berbagai kajian yang disajikan, pembaca diajak memahami bagaimana Generasi Z tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga produsen sekaligus penyebar informasi. Di tengah era post-truth yang ditandai oleh maraknya hoaks, manipulasi informasi, dan dominasi emosi dalam pembentukan opini publik, Generasi Z dituntut untuk memiliki kemampuan berpikir kritis, melakukan verifikasi informasi, serta membangun budaya literasi digital yang sehat dan bertanggung jawab. Buku ini juga menyoroti berbagai karakteristik unik Generasi Z dalam mengonsumsi informasi melalui platform digital seperti TikTok, Instagram, YouTube, dan media sosial lainnya. Perubahan preferensi terhadap konten visual, video singkat, meme informatif, podcast, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan menjadi bagian penting dalam membentuk pola komunikasi dan perilaku generasi muda saat ini. Di sisi lain, berbagai tantangan seperti FOMO (Fear of Missing Out), phubbing, brainrot, kecanduan media sosial, serta menurunnya kualitas interaksi sosial turut menjadi perhatian utama yang dibahas secara mendalam. Lebih dari sekadar membahas dampak teknologi, buku ini menawarkan perspektif tentang pentingnya literasi digital, kecerdasan emosional, etika komunikasi, serta peran aktif Generasi Z sebagai agen perubahan dalam menjaga kualitas informasi dan membangun ruang digital yang lebih sehat. Dengan bahasa yang ilmiah namun relevan dengan realitas kehidupan saat ini, buku ini menjadi referensi yang bermanfaat bagi mahasiswa, akademisi, praktisi komunikasi, maupun masyarakat umum yang ingin memahami posisi strategis Generasi Z dalam menghadapi tantangan dan peluang di era digital.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0324-03662-7
Tanggal Diterima
15 Jul 2026
Tanggal Pengajuan
15 Jul 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
CV Nakomu (Penerbit Kertasentuh)
Lokasi
Kabupaten Jombang, Jawa Timur