SEBELUM SEMPAT MENJADI ANAK
oleh ADI IRMAWAN
KAULA MUDA GUNUNGGURUH PUBLISHING
Informasi Buku
Judul
SEBELUM SEMPAT MENJADI ANAK
Penulis
ADI IRMAWAN
Edisi
CETAKAN
Seri
TIDAK ADA
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
September
Jumlah Halaman
352
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Umum
Jenis Pustaka
Fiksi
Kategori Jenis
Buku Teks
Terbitan
KAULA MUDA GUNUNGGURUH PUBLISHING
Media
Buku
Kategori Buku
BUKU NOVEL/FIKSI
Klasifikasi DDC
002 — Buku
Provinsi Terbit
Jawa Barat
Kota/Kab Terbit
Kabupaten Sukabumi
Distributor
KAULA MUDA GUNUNGGURUH PUBLISHING
Link Buku
https://drive.google.com/file/d/11M_UPWzxP4UKGl702gndcjQKcVrNAyhQ/view?usp=drive_link
Subject
NOVEL
Deskripsi / Abstrak
### ABSTRAK *Sebelum Aku Sempat Menjadi Anak* mengisahkan perjalanan Bunga, seorang gadis yang baru menyelesaikan pendidikan sekolah menengah ketika harus menghadapi kehilangan ayahnya secara tiba-tiba. Di tengah duka yang belum selesai, Bunga merasa memiliki tanggung jawab sebagai anak pertama untuk menjaga ibu dan adiknya, Nara. Keinginan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi pun terpaksa ia kesampingkan demi bekerja dan membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Dalam prosesnya, Bunga perlahan kehilangan ruang untuk dirinya sendiri. Ia menganggap menjadi kuat berarti menggantikan peran ayah dan mengorbankan cita-citanya. Namun, sebuah catatan peninggalan ayah dengan kalimat, **“Bunga jangan terlalu cepat jadi orang dewasa,”** membuatnya menyadari bahwa ayah tidak pernah menginginkannya menjadi pengganti. Ayah justru ingin Bunga tetap memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan menjalani kehidupan yang ia impikan. Melalui hubungan Bunga dengan ibu, Nara, serta berbagai perubahan yang terjadi setelah kepergian ayah, novel ini menggambarkan proses sebuah keluarga dalam menerima kehilangan sekaligus belajar melanjutkan kehidupan. Kisah ini menyoroti tema kehilangan, keluarga, tanggung jawab, kedewasaan, pendidikan, dan keberanian untuk kembali memperjuangkan mimpi. Pada akhirnya, Bunga memahami bahwa menjadi dewasa tidak harus berarti kehilangan dirinya sendiri, dan bahwa melanjutkan hidup bukanlah bentuk pengkhianatan terhadap seseorang yang telah pergi. **Kata kunci:** kehilangan, keluarga, kedewasaan, tanggung jawab, pendidikan, cita-cita.
Sinopsis
### SINOPSIS Bunga baru saja lulus sekolah ketika sebuah kabar mengubah seluruh hidupnya. Ayahnya pergi untuk selamanya, meninggalkan rumah yang tiba-tiba terasa terlalu luas, seorang ibu yang harus belajar bertahan sendiri, dan Nara—adik kecil yang belum mengerti mengapa seseorang yang mereka cintai tidak akan pernah pulang lagi. Di usia ketika seharusnya ia memikirkan kuliah dan masa depan, Bunga justru memilih bekerja. Ia merasa sebagai anak pertama, dirinya harus menggantikan tempat Ayah dan memastikan keluarganya tetap baik-baik saja. Sampai suatu hari, ia menemukan sebuah kalimat dalam buku catatan lama milik Ayah: **“Bunga jangan terlalu cepat jadi orang dewasa.”** Kalimat itu membuat Bunga mempertanyakan semuanya. Apakah selama ini ia benar-benar harus menjadi kuat, atau justru Ayah ingin ia tetap mengejar hidup yang pernah mereka impikan bersama? *Sebelum Aku Sempat Menjadi Anak* adalah kisah tentang kehilangan, keluarga, dan seorang anak yang tumbuh terlalu cepat—hingga harus belajar bahwa mencintai seseorang yang telah pergi tidak berarti harus mengubur mimpi dan kebahagiaannya sendiri.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0326-03947-3
Tanggal Diterima
04 Sep 2026
Tanggal Pengajuan
04 Sep 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
KAULA MUDA GUNUNGGURUH PUBLISHING
Lokasi
Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat