Luka Tak Bernama
oleh Dutika Handayani
PT Sumatera Indo Kreatif
Informasi Buku
Judul
Luka Tak Bernama
Penulis
Dutika Handayani
Edisi
Cetakan pertama
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
Januari
Jumlah Halaman
145
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Remaja (13-17 tahun)
Jenis Pustaka
Fiksi
Kategori Jenis
Antologi
Terbitan
PT Sumatera Indo Kreatif
Media
Buku
Kategori Buku
Sastra
Klasifikasi DDC
800 — Kesusastraan & Retorika
Provinsi Terbit
Sumatera Barat
Kota/Kab Terbit
Kota Padang
Link Buku
https://www.instagram.com/omahkreatif_padang/
Subject
Sastra
Deskripsi / Abstrak
Buku "Luka Tak Bernama" karya Dutika_ adalah sebuah karya sastra antologi yang menggabungkan keindahan kumpulan puisi dan cerita pendek (cerpen) (pp. 1, 41). Buku ini secara mendalam mengeksplorasi tema-tema emosional yang berat, seperti kekecewaan, patah hati, pengkhianatan, dan proses kehilangan arah atau identitas diri akibat hubungan masa lalu yang belum selesai (pp. 1-2, 13).Karya ini terbagi menjadi dua bagian utama:Bagian Puisi: Berisi deretan sajak melankolis seperti Luka Tak Bernama, Mati Rasa, Hipokrit Cinta, hingga Topeng Bahagia (pp. 1-2, 13, 31). Bagian ini menggambarkan jeritan batin seseorang yang terjebak dalam kepura-puraan, kebohongan, dan cinta sepihak yang menyakitkan (pp. 8, 15, 24).Bagian Cerpen: Mengangkat kisah tokoh bernama Zee, seorang perempuan yang hatinya telah mati rasa akibat masa lalu (p. 42). Alur cerita berkembang ketika ia bertemu dengan Wildan, sosok penyabar yang perlahan-lahan mencoba menyembuhkan dan membuka kembali pintu hati Zee yang sempat tertutup rapat (pp. 43-44).Secara keseluruhan, buku ini menyajikan refleksi menyentuh tentang bagaimana manusia berdamai dengan rasa sakit (p. 1). Buku ini mengajarkan bahwa melepaskan dan menerima kehancuran terkadang menjadi satu-satunya cara untuk menemukan kembali diri yang hilang (pp. 11, 29).Kata Kunci: Luka Tak Bernama, Dutika_, Puisi, Cerpen, Kekecewaan, Mati Rasa, Cinta, Pengkhianatan. (pp. 1-2, 13, 41)
Sinopsis
Setiap orang punya cara sendiri untuk menyembunyikan rasa sakit. Ada yang memilih diam, dan ada pula yang memakai topeng bahagia di hadapan dunia (pp. 1, 31). Buku "Luka Tak Bernama" mengajak pembaca menyelami sudut terdalam dari hati yang patah, kecewa, dan hancur karena pengkhianatan (pp. 1, 4).Lewat untaian puisi yang menyayat hati, kita akan merasakan perihnya mencintai seseorang yang raganya ada di dekat kita, namun hatinya masih tertinggal di masa lalu (pp. 13, 21). Hubungan yang pincang, janji yang ingkar, serta putihnya kebohongan menjadi saksi bisu betapa melelahkannya bertahan dalam kepura-puraan (pp. 17, 19, 24).Kisah ini kemudian bermuara pada kehidupan Zee, seorang perempuan yang memilih mematikan seluruh rasanya (p. 42). Ia hidup bagai bayangan di tengah keramaian setelah masa lalunya hancur tanpa alasan (p. 42). Sampai akhirnya, takdir mempertemukannya dengan Wildan (p. 43). Wildan hadir tanpa paksaan, membawa kehangatan kecil yang perlahan menguji tembok pertahanan Zee (pp. 43-44).Akankah Zee berani membuka kembali pintu hatinya? Ataukah ia akan tetap memilih sunyi sebagai tempat berdamai dengan luka yang tak bernama? (pp. 1, 44)
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0347-03551-0
Tanggal Diterima
22 Jun 2026
Tanggal Pengajuan
22 Jun 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
PT Sumatera Indo Kreatif
Lokasi
Kota Padang, Sumatera Barat