MODUL LITERASI EKOKULTURAL BERBASIS LEKSIKON PANGAN TRADISIONAL JAWA TIMUR UNTUK SISWA SMA
oleh Achmad Fawaid; Nadya Afdholy; Agik Nur Efendi; Rusdhianti Wuryaningrum; Dedin Finatsiyatull Rosida;
Pustaka Nurja
Informasi Buku
Judul
MODUL LITERASI EKOKULTURAL BERBASIS LEKSIKON PANGAN TRADISIONAL JAWA TIMUR UNTUK SISWA SMA
Penulis
Achmad Fawaid; Nadya Afdholy; Agik Nur Efendi; Rusdhianti Wuryaningrum; Dedin Finatsiyatull Rosida;
Edisi
Cetakan 1, 2026
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
September
Jumlah Halaman
82
Tinggi Buku
23 cm
Kelompok Pembaca
Pelajar SMA/SMK/MA
Jenis Pustaka
Non-Fiksi
Kategori Jenis
Modul Pembelajaran
Terbitan
Pertama
Media
E-book (PDF)
Kategori Buku
Sastra / Bahasa Indonesia
Klasifikasi DDC
499.221 — Bahasa Indonesia
Provinsi Terbit
Jawa Timur
Kota/Kab Terbit
Kabupaten Probolinggo
Distributor
Pustaka Nurja
Link Buku
https://pustakanurja.unuja.ac.id/ts/modul-literasi-ekokultural-berbasis-leksikon-pangan-tradisional-jawa-timur-untuk-siswa-sma-p4Z9c
Subject
Ketahanan Pangan
Deskripsi / Abstrak
Modul ini disusun berdasarkan data penelitian nyata: dokumen publik, dan wawancara dengan pelaku usaha pangan, pengelola UMKM/wisata, dan guru Bahasa Indonesia di empat wilayah. Setiap contoh yang digunakan berasal dari data yang terverifikasi, sehingga siswa belajar tidak hanya berbahasa, tetapi juga berpikir kritis terhadap sumber informasi. Empat tahap kegiatan — Mengenali, Menafsirkan, Menghubungkan, dan Mencipta — digunakan secara konsisten di setiap unit agar siswa terbiasa bergerak dari mengenal kosakata menuju menghasilkan karya berbasis bukti. Selamat menggunakan modul ini; semoga pangan lokal menjadi pintu masuk yang hangat dan bermakna menuju literasi bahasa, budaya, dan ekologi.
Sinopsis
Modul ini mengajak siswa SMA membaca leksikon pangan tradisional Jawa Timur — mulai dari nasi jagung dan rawon di Probolinggo, nasi sodu dan sate lalat di Situbondo, tape dan dodol tape di Bondowoso, hingga nasi punel dan opak gambir di Pasuruan — bukan sekadar sebagai kosakata, melainkan sebagai jendela untuk memahami budaya dan lingkungan tempat makanan itu tumbuh. Modul ini disusun berdasarkan data penelitian nyata: dokumen publik, dan wawancara dengan pelaku usaha pangan, pengelola UMKM/wisata, dan guru Bahasa Indonesia di empat wilayah. Setiap contoh yang digunakan berasal dari data yang terverifikasi, sehingga siswa belajar tidak hanya berbahasa, tetapi juga berpikir kritis terhadap sumber informasi. Empat tahap kegiatan — Mengenali, Menafsirkan, Menghubungkan, dan Mencipta — digunakan secara konsisten di setiap unit agar siswa terbiasa bergerak dari mengenal kosakata menuju menghasilkan karya berbasis bukti. Selamat menggunakan modul ini; semoga pangan lokal menjadi pintu masuk yang hangat dan bermakna menuju literasi bahasa, budaya, dan ekologi.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0363-03868-3
Tanggal Diterima
25 Aug 2026
Tanggal Pengajuan
25 Aug 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
Pustaka Nurja
Lokasi
Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur