HIDUP DALAM PEMLIHARAAN ILAHI
oleh Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
THEOVERRABOOKS
Informasi Buku
Judul
HIDUP DALAM PEMLIHARAAN ILAHI
Penulis
Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
Edisi
Cetakan 1
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
September
Jumlah Halaman
178
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Orang Tua
Jenis Pustaka
Non-Fiksi
Kategori Jenis
Buku Agama
Terbitan
THEOVERRABOOKS
Media
E-book (PDF)
Kategori Buku
E-book Kristiani
Klasifikasi DDC
230 — Teologi Doktrinal Kristen
Provinsi Terbit
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota/Kab Terbit
Kota Administrasi Jakarta Barat
Link Buku
https://sites.google.com/view/remantobooks/e-book_1
Subject
Kehidupan Seorang Janda sebagai Perjalanan Spiritual yang Sarat Makna
Deskripsi / Abstrak
HIDUP DALAM PEMELIHARAAN ILAHI Kehidupan seorang janda sering kali merupakan perjalanan yang tidak mudah. Kehilangan pasangan hidup dapat menghadirkan kesunyian, perubahan tanggung jawab, pergumulan ekonomi, kekhawatiran terhadap masa depan, serta pertanyaan-pertanyaan mendalam tentang kehadiran dan pemeliharaan Tuhan. Namun, di tengah keterbatasan dan berbagai pergumulan tersebut, kehidupan seorang janda juga dapat menjadi perjalanan spiritual yang memperlihatkan kekuatan iman, ketekunan, pengharapan, dan kasih Allah. Buku HIDUP DALAM PEMELIHARAAN ILAHI mengajak pembaca melihat kehidupan seorang janda bukan semata-mata sebagai kisah kehilangan, melainkan sebagai perjalanan iman dalam menemukan makna kehidupan bersama Tuhan. Pengalaman kesendirian, air mata, perjuangan memenuhi kebutuhan hidup, membesarkan anak, menghadapi perubahan keadaan, dan menata kembali masa depan ditempatkan dalam terang pemeliharaan ilahi. Pemeliharaan Allah tidak selalu hadir dalam bentuk kehidupan yang bebas dari masalah. Terkadang pemeliharaan-Nya hadir melalui kekuatan untuk bertahan, orang-orang yang memberikan pertolongan, kesempatan yang tidak terduga, keluarga dan komunitas yang menopang, serta damai sejahtera yang muncul ketika manusia belajar mempercayakan hidup kepada Tuhan. Buku ini mengajak pembaca untuk melihat bahwa nilai dan martabat seseorang tidak ditentukan oleh status perkawinan, usia, keadaan ekonomi, ataupun keberadaan pasangan hidup. Kehidupan tetap memiliki tujuan dan panggilan. Dalam keterbatasan sekalipun, seseorang tetap dapat bertumbuh, melayani, menjadi berkat, dan mengalami penyertaan Tuhan. Dengan pendekatan reflektif dan pastoral, buku ini diharapkan menjadi teman perjalanan bagi para janda dan siapa saja yang sedang menghadapi kehilangan serta perubahan besar dalam kehidupan. Buku ini juga dapat menjadi bahan refleksi bagi keluarga, gereja, dan komunitas agar semakin memahami pentingnya menghadirkan kasih, perhatian, penghargaan, dan dukungan nyata bagi mereka yang menjalani kehidupan dalam kesendirian. Pada akhirnya, HIDUP DALAM PEMELIHARAAN ILAHI membawa sebuah pesan pengharapan: kehilangan bukanlah akhir dari perjalanan. Ketika manusia tidak lagi melihat jalan di depan, Tuhan tetap bekerja dalam cara-Nya yang sering kali tidak terlihat. Di dalam tangan pemeliharaan-Nya, kehidupan yang pernah terluka dapat menemukan kembali kekuatan, makna, dan pengharapan.
Sinopsis
HIDUP DALAM PEMELIHARAAN ILAHI Menjadi janda bukanlah sebuah perjalanan yang dipilih oleh setiap perempuan. Ada yang mengalaminya karena kematian pasangan, ada yang harus menjalani kehidupan sendiri setelah perpisahan, dan ada pula yang tiba-tiba harus mengambil tanggung jawab keluarga yang sebelumnya dipikul bersama. Di balik status tersebut terdapat kisah yang berbeda-beda: ada air mata, kenangan, perjuangan, kesepian, tetapi juga ada keberanian dan iman yang terus bertumbuh. HIDUP DALAM PEMELIHARAAN ILAHI mengisahkan perjalanan spiritual seorang janda dalam menghadapi realitas kehidupan setelah kehilangan pasangan. Buku ini mengajak pembaca memasuki ruang batin yang sering tidak terlihat oleh orang lain: bagaimana rasanya bangun dan menjalani hari seorang diri, mengambil keputusan tanpa pasangan, menghadapi kekhawatiran tentang masa depan, sekaligus belajar menemukan kembali kekuatan di dalam Tuhan. Perjalanan tersebut membawa pembaca pada sebuah kesadaran bahwa pemeliharaan Allah tidak selalu berarti bahwa manusia akan terhindar dari kesulitan. Pemeliharaan ilahi justru dapat ditemukan di tengah kesulitan—ketika Tuhan memberikan kekuatan untuk melewati hari demi hari, membuka jalan ketika segala sesuatu tampak tertutup, menghadirkan orang-orang yang menjadi tangan pertolongan-Nya, dan memberikan pengharapan ketika hati hampir menyerah. Melalui refleksi iman dan pengalaman kehidupan, buku ini mengajak pembaca memahami bahwa kesendirian tidak selalu berarti keterpisahan dari Tuhan. Dalam keheningan, Tuhan dapat hadir. Dalam air mata, Tuhan dapat menguatkan. Dalam keterbatasan, Tuhan dapat mencukupkan. Dan dalam masa depan yang belum diketahui, Tuhan tetap menjadi tempat untuk bersandar. Buku ini bukan hanya ditujukan bagi para janda, tetapi juga bagi keluarga, anak-anak, sahabat, dan gereja agar mampu melihat kehidupan para janda dengan lebih manusiawi dan penuh kasih. Mereka bukan sekadar orang yang membutuhkan belas kasihan, melainkan pribadi yang memiliki pengalaman, kekuatan, martabat, panggilan, dan potensi untuk menjadi berkat bagi sesama. HIDUP DALAM PEMELIHARAAN ILAHI pada akhirnya merupakan sebuah perjalanan dari kehilangan menuju penerimaan, dari kesepian menuju pengharapan, dan dari ketakutan menuju kepercayaan kepada Tuhan. Sebab ketika seseorang merasa berjalan sendirian, bukan berarti ia benar-benar sendirian. Ada tangan Allah yang tetap menopang, menyertai, dan memelihara sepanjang perjalanan hidup.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0430-04040-0
Tanggal Diterima
15 Sep 2026
Tanggal Pengajuan
15 Sep 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
THEOVERRABOOKS
Lokasi
Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta