KETIKA ALLAH MENENTANG
oleh Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
THEOVERRABOOKS
Informasi Buku
Judul
KETIKA ALLAH MENENTANG
Penulis
Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
Edisi
Cetakan 1
Jumlah Halaman
162
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Dewasa
Jenis Pustaka
Non-Fiksi
Kategori Jenis
Buku Agama
Terbitan
THEOVERRABOOKS
Media
E-book (PDF)
Kategori Buku
E-book Kristiani
Klasifikasi DDC
230 — Teologi Doktrinal Kristen
Provinsi Terbit
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota/Kab Terbit
Kota Administrasi Jakarta Barat
Link Buku
https://sites.google.com/view/remantobooks/e-book_1
Subject
Teologi Kesombongan dan Jalan Kerendahan Hati
Deskripsi / Abstrak
KETIKA ALLAH MENENTANG Teologi Kesombongan dan Jalan Kerendahan Hati Kesombongan merupakan salah satu persoalan mendasar dalam kehidupan manusia. Ia tidak selalu terlihat melalui sikap membanggakan diri atau merendahkan orang lain. Kesombongan dapat bersembunyi di balik keinginan untuk selalu benar, sulit menerima nasihat, merasa paling tahu, mempertahankan gengsi, mencari pengakuan, bahkan menggunakan kedudukan dan keberhasilan untuk meninggikan diri. Buku KETIKA ALLAH MENENTANG mengajak pembaca memahami kesombongan dari perspektif teologis dan spiritual. Dengan bertolak dari kesaksian Alkitab, buku ini mengeksplorasi bagaimana kesombongan dapat merusak relasi manusia dengan Allah, sesama, dan dirinya sendiri, serta bagaimana kerendahan hati menjadi jalan untuk mengalami pembaruan kehidupan. Ungkapan “Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati” menjadi salah satu dasar refleksi. Kesombongan bukan hanya persoalan karakter atau perilaku sosial, tetapi menyentuh persoalan mendasar mengenai posisi manusia di hadapan Allah. Ketika manusia menempatkan dirinya sebagai pusat, ia dapat kehilangan kesadaran bahwa hidup, kemampuan, keberhasilan, dan segala sesuatu yang dimilikinya merupakan bagian dari anugerah dan tanggung jawab. Melalui berbagai kisah dan refleksi Alkitab, buku ini memperlihatkan bahwa kesombongan dapat membawa manusia kepada kejatuhan, sedangkan kerendahan hati membuka jalan menuju pertobatan, pembelajaran, rekonsiliasi, dan pertumbuhan. Kerendahan hati tidak berarti merendahkan diri atau menganggap diri tidak berharga. Sebaliknya, kerendahan hati merupakan kemampuan untuk mengenali diri secara benar, menerima keterbatasan, menghargai sesama, dan menempatkan Allah sebagai pusat kehidupan. Buku ini juga membawa refleksi tersebut ke dalam konteks kehidupan modern: keluarga, pelayanan gereja, kepemimpinan, pekerjaan, pendidikan, relasi sosial, penggunaan pengetahuan, kekayaan, jabatan, dan berbagai bentuk pencarian pengakuan. Dengan pendekatan teologis sekaligus praktis, KETIKA ALLAH MENENTANG mengajak pembaca melakukan pemeriksaan diri secara jujur. Bukan untuk mencari kesalahan orang lain, melainkan untuk bertanya: Apakah ada kesombongan yang sedang tumbuh dalam diri saya? Apakah saya masih mampu menerima koreksi? Apakah keberhasilan membuat saya semakin bersyukur atau justru semakin meninggikan diri? Buku ini ditujukan bagi pembaca umum, pendeta, pelayan gereja, pemimpin, pendidik, mahasiswa teologi, serta siapa saja yang ingin memahami kesombongan dan kerendahan hati dalam terang iman Kristen. Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca menemukan bahwa kerendahan hati bukan tanda kelemahan, melainkan jalan untuk kembali menempatkan kehidupan pada tempat yang benar di hadapan Allah dan sesama.
Sinopsis
KETIKA ALLAH MENENTANG Teologi Kesombongan dan Jalan Kerendahan Hati Apa yang terjadi ketika manusia merasa dirinya terlalu tinggi untuk menerima nasihat, terlalu benar untuk mengakui kesalahan, atau terlalu penting untuk mendengarkan orang lain? Kesombongan sering kali dimulai dari sesuatu yang tampaknya kecil. Pujian yang tidak disikapi dengan bijaksana dapat berubah menjadi kebanggaan. Keberhasilan dapat berubah menjadi rasa lebih tinggi. Pengetahuan dapat berubah menjadi sikap merasa paling tahu. Jabatan dapat membuat seseorang merasa lebih berharga daripada orang lain. Bahkan pengalaman pelayanan dapat membuat seseorang lupa bahwa dirinya tetap membutuhkan kasih karunia Tuhan. KETIKA ALLAH MENENTANG mengajak pembaca menyelami persoalan tersebut melalui perspektif teologi Kristen. Buku ini tidak hanya berbicara tentang kesombongan yang terlihat, tetapi juga tentang kesombongan yang tersembunyi di dalam hati. Melalui kisah-kisah Alkitab dan refleksi kehidupan, pembaca diajak melihat bagaimana manusia dapat jatuh ketika dirinya menjadi pusat segala sesuatu. Pada saat yang sama, pembaca juga diajak menemukan bahwa Allah memanggil manusia kepada jalan yang berbeda: jalan kerendahan hati. Kerendahan hati dalam buku ini bukan berarti kehilangan keberanian, menolak kemampuan, atau menganggap diri tidak berharga. Orang yang rendah hati tetap dapat memiliki pengetahuan, kekuasaan, kekayaan, prestasi, dan kemampuan memimpin. Perbedaannya terletak pada bagaimana semua itu dipandang dan digunakan. Kerendahan hati membuat seseorang mampu berkata, “Saya bisa saja salah.” Kerendahan hati membuat seseorang berani berkata, “Saya membutuhkan pertolongan.” Kerendahan hati membuat seseorang mampu berkata, “Saya harus belajar dari orang lain.” Dan yang terutama, kerendahan hati membuat manusia menyadari, “Hidup saya bergantung kepada kasih karunia Allah.” Buku ini juga mengajak pembaca melihat bahwa koreksi, kegagalan, teguran, dan keterbatasan terkadang dapat menjadi sarana pembentukan karakter. Tidak setiap kesulitan harus segera dipandang sebagai hukuman Allah; tetapi berbagai pengalaman kehidupan dapat menjadi kesempatan untuk memeriksa diri, belajar, bertobat, dan bertumbuh. Di tengah dunia yang sering mendorong manusia untuk menampilkan diri, mencari pengakuan, dan membangun citra, buku ini menawarkan sebuah jalan yang berbeda: belajar merendahkan hati. Pada akhirnya, KETIKA ALLAH MENENTANG membawa pembaca pada sebuah pertanyaan yang sangat pribadi: Apakah saya sedang membangun kehidupan yang berpusat pada diri sendiri, ataukah saya masih memberi ruang bagi Allah untuk membentuk, menegur, dan menuntun saya? Sebab terkadang, teguran yang paling tidak kita sukai justru dapat menjadi pintu menuju perubahan yang paling kita butuhkan.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0430-04054-5
Tanggal Diterima
16 Sep 2026
Tanggal Pengajuan
16 Sep 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
THEOVERRABOOKS
Lokasi
Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta