TEOLOGI SIMBOL DAN MAKNA ROHANINYA
oleh Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
THEOVERRABOOKS
Informasi Buku
Judul
TEOLOGI SIMBOL DAN MAKNA ROHANINYA
Penulis
Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
Edisi
Cetakan 1
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
September
Jumlah Halaman
324
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Dewasa
Jenis Pustaka
Fiksi
Kategori Jenis
Buku Agama
Terbitan
THEOVERRABOOKS
Media
E-book (PDF)
Kategori Buku
E-book Kristiani
Klasifikasi DDC
230 โ Teologi Doktrinal Kristen
Provinsi Terbit
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota/Kab Terbit
Kota Administrasi Jakarta Barat
Link Buku
https://sites.google.com/view/remantobooks/e-book_1
Subject
300 Tematis Simbol-Simbol dalam Alkitab
Deskripsi / Abstrak
TEOLOGI SIMBOL DAN MAKNA ROHANINYA 300 Tematis Simbol-Simbol dalam Alkitab Alkitab tidak hanya berbicara melalui pernyataan-pernyataan langsung, tetapi juga menggunakan berbagai gambaran, metafora, perumpamaan, benda, warna, angka, tempat, makhluk hidup, fenomena alam, dan tindakan simbolis untuk menyampaikan pesan iman. Simbol membuat realitas yang abstrak menjadi lebih dekat dengan pengalaman manusia. Karena itu, memahami simbol dalam Alkitab dapat membuka ruang refleksi yang lebih luas mengenai Allah, manusia, keselamatan, dosa, pertobatan, kehidupan, dan pengharapan. Buku TEOLOGI SIMBOL DAN MAKNA ROHANINYA menghadirkan 300 tematis simbol-simbol dalam Alkitab yang dapat digunakan sebagai bahan pembelajaran, renungan, pendalaman iman, dan pengembangan khotbah. Berbagai simbol yang muncul dalam narasi dan bahasa Alkitab dibahas sebagai pintu masuk untuk memahami pesan teologis yang terkandung di dalamnya. Simbol dalam Alkitab memiliki kekayaan makna dan tidak selalu mempunyai satu arti yang berlaku secara mutlak di setiap bagian Kitab Suci. Air, misalnya, dapat tampil dalam konteks penciptaan, kehidupan, pembaptisan, penyucian, badai, atau penghakiman. Api dapat menggambarkan kehadiran Allah, pemurnian, penghakiman, atau kuasa. Demikian pula terang dan gelap, gunung dan lembah, roti dan anggur, gembala dan domba, benih dan tanah dapat memiliki nuansa makna yang berbeda sesuai konteks teksnya. Karena itu, buku ini tidak mendorong pembaca untuk memperlakukan setiap simbol sebagai kode rahasia yang harus dicari satu arti tunggalnya. Sebaliknya, pembahasan diarahkan pada hubungan antara simbol, konteks Alkitab, pesan teologis, dan pengalaman kehidupan. Dengan pendekatan tersebut, pembaca diajak memahami bahwa simbol mendapatkan maknanya dalam keseluruhan narasi dan konteks penggunaannya. 300 tematis yang disajikan mencakup berbagai kelompok simbol, antara lain simbol dari alam, manusia, hewan, tumbuhan, benda sehari-hari, tempat, perjalanan, angka, warna, makanan, tindakan, serta gambaran-gambaran yang berkaitan dengan kehidupan spiritual. Setiap simbol dapat menjadi bahan untuk menggali pertanyaan iman: Apa yang hendak disampaikan teks? Bagaimana simbol tersebut berhubungan dengan karya Allah? Dan apa relevansinya bagi kehidupan manusia masa kini? Buku ini juga memperlihatkan bahwa simbol memiliki kekuatan pedagogis. Sebuah gambaran sederhana sering kali dapat membuat sebuah kebenaran iman lebih mudah diingat. Benih dapat membantu menjelaskan pertumbuhan; gembala menggambarkan pemeliharaan; pintu dapat menjadi gambaran akses dan keputusan; perjalanan dapat menggambarkan proses iman; sementara mahkota dapat digunakan untuk membahas kemenangan dan pengharapan. Bagi pendeta, pengkhotbah, guru sekolah minggu, pemimpin kelompok pendalaman Alkitab, mahasiswa teologi, maupun pembaca umum, buku ini dapat menjadi sumber inspirasi untuk menggali kekayaan bahasa simbolis Alkitab. Simbol-simbol tersebut dapat dikembangkan menjadi bahan khotbah dan refleksi tanpa melepaskan hubungan dengan teks dan konteks Kitab Suci. Pada akhirnya, TEOLOGI SIMBOL DAN MAKNA ROHANINYA mengajak pembaca melihat bahwa bahasa simbolis Alkitab bukan sekadar hiasan sastra. Di balik gambaran yang sederhana terdapat kekayaan pengalaman iman yang mengarahkan manusia untuk mengenal Allah, memahami karya-Nya, melihat dirinya sendiri, dan menjalani kehidupan dengan pengharapan. Simbol membuka jendela makna; Firman memberikan arah; iman menolong manusia melihat kehidupan dalam terang karya Allah.
Sinopsis
TEOLOGI SIMBOL DAN MAKNA ROHANINYA 300 Tematis Simbol-Simbol dalam Alkitab Mengapa Alkitab menggunakan domba untuk berbicara tentang umat Tuhan? Mengapa terang dan gelap menjadi gambaran penting dalam bahasa iman? Mengapa air, api, roti, anggur, benih, tanah, gunung, padang gurun, dan berbagai makhluk sering muncul dalam cerita dan pengajaran Alkitab? Pertanyaan-pertanyaan tersebut membawa pembaca memasuki dunia simbol yang kaya dalam Kitab Suci. TEOLOGI SIMBOL DAN MAKNA ROHANINYA merupakan kumpulan 300 tematis simbol-simbol Alkitab yang disusun untuk membantu pembaca melihat kekayaan makna di balik berbagai gambaran yang digunakan dalam Kitab Suci. Buku ini tidak hanya bertanya โApa arti simbol ini?โ, tetapi juga mengajak pembaca bertanya โDalam konteks apa simbol ini digunakan dan apa pesan yang hendak disampaikannya?โ Perjalanan dimulai dari simbol-simbol yang dekat dengan kehidupan manusia. Air, tanah, angin, api, terang, kegelapan, gunung, lembah, padang gurun, dan hujan menjadi pintu masuk untuk memahami berbagai pengalaman iman. Alam bukan sekadar latar belakang cerita Alkitab, tetapi sering menjadi bahasa yang membantu manusia memahami kehidupan bersama Allah. Selanjutnya, pembaca diajak memperhatikan simbol tumbuhan dan hewan. Pohon, buah, benih, anggur, pohon ara, burung, domba, kambing, singa, ular, ikan, dan berbagai makhluk lainnya muncul dalam beragam konteks. Setiap kemunculan perlu dibaca dengan memperhatikan teks dan konteksnya, sebab satu simbol tidak selalu memiliki arti yang sama dalam seluruh Alkitab. Buku ini juga membahas simbol benda dan aktivitas manusia. Roti, anggur, minyak, lampu, pakaian, jubah, mahkota, tongkat, pintu, jalan, rumah, mezbah, bait, dan berbagai benda lainnya dapat menjadi media untuk menyampaikan realitas teologis. Kehidupan sehari-hari menjadi bahasa yang digunakan untuk membantu manusia memahami perkara-perkara iman yang lebih dalam. Bagian lainnya membawa pembaca kepada simbol angka, warna, tempat, dan tindakan. Angka tertentu, warna tertentu, perjalanan, pembasuhan, pengurapan, perjamuan, pengorbanan, penumpangan tangan, dan berbagai tindakan simbolis memperlihatkan bahwa iman Alkitabiah tidak hanya disampaikan melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan dan gambaran yang memiliki makna dalam konteks tertentu. Salah satu prinsip penting dalam buku ini adalah membaca simbol secara bertanggung jawab. Tidak setiap detail dalam Alkitab harus dipaksakan menjadi simbol, dan tidak setiap simbol harus diberi makna tersembunyi. Pembacaan simbolis yang baik tetap memperhatikan konteks sastra, sejarah, budaya, dan teologi teks. Dengan demikian, refleksi rohani tidak berubah menjadi spekulasi yang terlepas dari maksud teks. Bagi pengkhotbah, 300 tematis dalam buku ini dapat menjadi sumber ilustrasi dan pengembangan khotbah. Sebuah simbol dapat digunakan untuk membuka pembahasan, menjelaskan konsep teologis, atau menghubungkan pesan Alkitab dengan pengalaman jemaat. Namun, simbol tetap berfungsi sebagai alat bantu; pusat pemberitaan tetap berada pada Firman dan pesan teks yang diberitakan. Buku ini juga dapat menjadi bahan pembelajaran bagi pembaca yang ingin mengenal Alkitab secara lebih reflektif. Dengan melihat simbol-simbol yang berulang maupun yang muncul dalam konteks tertentu, pembaca dapat menemukan hubungan antara berbagai bagian Kitab Suci dan melihat bagaimana bahasa simbolis ikut membangun narasi besar Alkitab tentang penciptaan, kejatuhan, perjanjian, penebusan, pemulihan, dan pengharapan. Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca menyadari bahwa dunia simbol Alkitab adalah dunia yang kaya akan makna, tetapi kekayaan tersebut perlu dibaca dengan kerendahan hati dan tanggung jawab. Simbol bukan tujuan akhir. Ia adalah jembatan yang menolong manusia bergerak dari gambaran menuju makna, dari pengamatan menuju perenungan, dan dari perenungan menuju kehidupan iman. Ketika kita belajar membaca simbol dengan benar, kita tidak sekadar melihat benda atau gambaran dalam Alkitab; kita belajar mendengarkan pesan iman yang disampaikan melalui bahasa kehidupan.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0430-04091-8
Tanggal Diterima
16 Sep 2026
Tanggal Pengajuan
16 Sep 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
THEOVERRABOOKS
Lokasi
Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta