TEOLOGI BIBLIKA ALKITAB
oleh Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
THEOVERRABOOKS
Informasi Buku
Judul
TEOLOGI BIBLIKA ALKITAB
Penulis
Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
Edisi
Cetakan 1
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
September
Jumlah Halaman
188
Tinggi Buku
23 cm
Kelompok Pembaca
Dewasa
Jenis Pustaka
Non-Fiksi
Kategori Jenis
Buku Agama
Terbitan
THEOVERRABOOKS
Media
E-book (PDF)
Kategori Buku
E-book Kristiani
Klasifikasi DDC
230 — Teologi Doktrinal Kristen
Provinsi Terbit
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota/Kab Terbit
Kota Administrasi Jakarta Barat
Link Buku
https://sites.google.com/view/remantobooks/e-book_1
Subject
Tema-Tema Teologis dari Kejadian sampai Wahyu
Deskripsi / Abstrak
TEOLOGI BIBLIKA ALKITAB Tema-Tema Teologis dari Kejadian sampai Wahyu Rp59.000 | 15×23 cm | 188 halaman Alkitab bukan sekadar kumpulan kitab, cerita, hukum, puisi, nubuat, surat, dan berbagai bentuk sastra yang berdiri sendiri. Di dalamnya terdapat kesaksian yang memiliki keterkaitan mengenai Allah, manusia, ciptaan, dosa, perjanjian, keselamatan, umat Allah, dan pengharapan akan pemulihan segala sesuatu. Teologi Biblika Alkitab mengajak pembaca melihat berbagai tema tersebut dalam perkembangan kesaksiannya dari Kejadian sampai Wahyu. Buku ini menelusuri bagaimana tema-tema teologis muncul, berkembang, dan memperoleh makna yang semakin luas sepanjang sejarah keselamatan. Dari kisah penciptaan dalam Kejadian, panggilan Abraham, kehidupan Israel, hukum Taurat, kerajaan, para nabi, hingga kesaksian Perjanjian Baru tentang Yesus Kristus dan gereja, pembaca diajak melihat adanya hubungan teologis yang membentuk kesatuan kesaksian Alkitab. Salah satu perhatian utama buku ini adalah bagaimana Alkitab berbicara tentang Allah. Allah diperkenalkan sebagai Pencipta, Pemelihara, Pembebas, Pembuat perjanjian, Hakim yang adil, dan Allah yang berkenan menyatakan kasih serta kehendak-Nya kepada manusia. Kesaksian tersebut kemudian mencapai kepenuhan maknanya dalam kesaksian Perjanjian Baru mengenai Yesus Kristus. Buku ini juga membahas tema manusia sebagai ciptaan Allah yang memiliki martabat, tetapi sekaligus mengalami kerusakan akibat dosa. Dari kejatuhan manusia dalam dosa, panggilan untuk hidup dalam ketaatan, kegagalan umat Allah, kebutuhan akan pertobatan, hingga karya keselamatan dalam Kristus, pembaca dapat melihat bagaimana Alkitab terus mengarahkan manusia kepada hubungan yang dipulihkan dengan Allah. Tema perjanjian, kerajaan Allah, umat Allah, iman, ketaatan, kekudusan, kasih, keadilan, pengampunan, keselamatan, Roh Kudus, gereja, misi, kematian, kebangkitan, dan kehidupan kekal dibahas sebagai bagian dari kesaksian Alkitab yang saling berkaitan. Dengan demikian, pembaca tidak hanya mengenal tema secara terpisah, tetapi juga memahami bagaimana tema tersebut berkembang dalam konteks keseluruhan kisah Alkitab. Perhatian khusus diberikan kepada hubungan antara Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru. Perjanjian Baru tidak dapat dipahami secara utuh tanpa latar belakang Perjanjian Lama, sementara kesaksian Perjanjian Lama memperoleh perspektif baru ketika dibaca dalam terang kesaksian tentang Kristus. Pendekatan ini membantu pembaca menghindari pembacaan ayat secara terpisah dan mendorong pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap pesan Alkitab. Buku ini ditulis untuk mahasiswa teologi, pendeta, pelayan gereja, pengajar, pemimpin jemaat, maupun pembaca umum yang ingin memahami Alkitab secara lebih utuh. Bahasa yang digunakan berusaha tetap akademis dalam kerangka berpikir, tetapi mudah diikuti dalam pembahasan. Pada akhirnya, Teologi Biblika Alkitab mengajak pembaca melihat bahwa membaca Alkitab bukan hanya mencari ayat untuk menjawab persoalan tertentu, melainkan memasuki sebuah kisah besar tentang Allah dan karya-Nya bagi ciptaan. Dari Kejadian hingga Wahyu, pembaca diarahkan untuk melihat penciptaan, kejatuhan, janji, panggilan, penebusan, pemulihan, dan pengharapan sebagai bagian dari kesaksian iman yang terus mengarahkan manusia kepada Allah.
Sinopsis
TEOLOGI BIBLIKA ALKITAB Tema-Tema Teologis dari Kejadian sampai Wahyu Bagaimana memahami Alkitab sebagai satu kesatuan kesaksian teologis? Mengapa tema penciptaan dalam Kejadian memiliki hubungan dengan pengharapan akan langit dan bumi yang baru dalam Wahyu? Bagaimana janji kepada Abraham, perjanjian dengan Israel, kerajaan Daud, suara para nabi, dan pemberitaan Yesus Kristus saling berhubungan? Buku Teologi Biblika Alkitab berusaha menelusuri pertanyaan-pertanyaan tersebut melalui berbagai tema teologis utama. Perjalanan dimulai dari Kejadian, ketika Alkitab memperkenalkan Allah sebagai Pencipta dan manusia sebagai ciptaan yang diciptakan menurut gambar Allah. Namun kisah penciptaan segera berhadapan dengan realitas dosa, kerusakan relasi, penderitaan, dan kematian. Dari sinilah muncul pertanyaan besar yang terus bergema sepanjang Alkitab: bagaimana manusia yang telah jatuh dapat kembali hidup dalam hubungan yang benar dengan Allah? Selanjutnya, perhatian diarahkan kepada panggilan Abraham dan terbentuknya umat perjanjian. Allah bukan hanya bertindak dalam sejarah, tetapi memanggil manusia untuk mengambil bagian dalam karya-Nya. Keluaran, perjalanan Israel, pemberian hukum, kehidupan di tanah perjanjian, kerajaan, para nabi, pembuangan, dan pemulihan menjadi bagian penting dalam perkembangan tema tentang umat Allah dan kesetiaan Allah terhadap janji-Nya. Dalam perjalanan tersebut, Alkitab memperlihatkan ketegangan antara janji dan kenyataan. Allah menyatakan kehendak-Nya, tetapi manusia berkali-kali mengalami kegagalan dalam ketaatan. Para nabi kemudian menyerukan pertobatan sekaligus menyampaikan pengharapan tentang tindakan Allah di masa depan. Tema hati yang baru, perjanjian yang baru, keselamatan, keadilan, damai sejahtera, dan pemulihan semakin mendapatkan tempat penting dalam kesaksian tersebut. Ketika memasuki Perjanjian Baru, berbagai tema tersebut dibaca dalam terang kehidupan, pelayanan, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus. Kerajaan Allah diberitakan, manusia dipanggil kepada pertobatan dan iman, dosa dihadapi, dan keselamatan dinyatakan sebagai karya anugerah Allah. Kristus menjadi pusat penting dalam memahami bagaimana janji, pengharapan, dan karya keselamatan Allah dipahami oleh komunitas Kristen mula-mula. Buku ini kemudian membawa pembaca kepada tema-tema seperti Roh Kudus, gereja, misi, tubuh Kristus, kehidupan baru, kekudusan, kasih, iman, pengharapan, pelayanan, penderitaan, kebangkitan, penghakiman, dan kehidupan kekal. Semua tema tersebut ditempatkan dalam hubungan dengan kesaksian Alkitab yang lebih luas, sehingga pembaca tidak mudah memisahkan satu ayat atau satu kitab dari konteks teologis keseluruhannya. Puncak perjalanan membawa pembaca kepada kitab Wahyu, yang menghadirkan gambaran tentang kemenangan Allah, penghakiman, kekalahan kuasa kejahatan, serta pengharapan akan ciptaan yang diperbarui. Dengan demikian, Alkitab bergerak dari taman dalam Kejadian menuju gambaran pemulihan ciptaan dalam Wahyu. Awal dan akhir Alkitab memperlihatkan sebuah gerakan besar: dari penciptaan menuju pemulihan, dari kerusakan menuju pembaruan, dan dari kematian menuju kehidupan. Karena itu, Teologi Biblika Alkitab bukan sekadar buku yang menyusun daftar doktrin. Buku ini merupakan sebuah perjalanan untuk memahami bagaimana tema-tema teologis berkembang di sepanjang kesaksian Alkitab. Pembaca diajak membaca Alkitab secara lebih menyeluruh, memperhatikan konteks, perkembangan tema, hubungan antarbagian, dan pusat kesaksian iman Kristen. Dari Kejadian sampai Wahyu, Alkitab menyaksikan karya Allah yang membawa ciptaan dari awal menuju pemulihan, dan manusia dipanggil untuk mengenal, percaya, serta hidup dalam karya keselamatan-Nya.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0430-04094-8
Tanggal Diterima
16 Sep 2026
Tanggal Pengajuan
16 Sep 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
THEOVERRABOOKS
Lokasi
Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta