Logo
QRSBN QR Code Standard Book Number
Beranda Pencarian Detail Buku
Terverifikasi QRSBN

KISAH IMAN BAGI ANAK

oleh Pdt.Remanto Tumanggor, MTh

THEOVERRABOOKS

62-0430-04106-9
QR Code

Informasi Buku

Judul

KISAH IMAN BAGI ANAK

Penulis

Pdt.Remanto Tumanggor, MTh

Edisi

Cetakan 1

Tahun Terbit

2026

Bulan Terbit

Agustus

Jumlah Halaman

141

Tinggi Buku

21 cm

Kelompok Pembaca

Anak-anak (7-12 tahun)

Jenis Pustaka

Fiksi

Kategori Jenis

Buku Agama

Terbitan

THEOVERRABOOKS

Media

E-book (PDF)

Kategori Buku

E-book Kristiani

Klasifikasi DDC

230 — Teologi Doktrinal Kristen

Provinsi Terbit

Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Kota/Kab Terbit

Kota Administrasi Jakarta Barat

Link Buku

https://sites.google.com/view/remantobooks/e-book_1

Subject

Pelajaran dari Cerita Fiksi dan Alkitab

Deskripsi / Abstrak

KISAH IMAN BAGI ANAK adalah sebuah buku yang dirancang untuk membantu anak mengenal dan menghidupi nilai-nilai iman Kristen melalui perpaduan antara cerita fiksi dan pelajaran yang berakar pada Alkitab. Buku ini menghadirkan kisah-kisah yang dekat dengan dunia anak, sekaligus membuka ruang untuk memahami bagaimana iman dapat diwujudkan dalam sikap dan tindakan sehari-hari. Anak-anak belajar bukan hanya melalui penjelasan, tetapi juga melalui cerita. Sebuah kisah dapat membawa anak membayangkan suatu keadaan, mengenali perasaan tokohnya, memahami sebuah masalah, dan menemukan pilihan yang baik. Karena itu, cerita menjadi sarana yang efektif untuk memperkenalkan nilai-nilai seperti kasih, kejujuran, keberanian, tanggung jawab, kesetiaan, kerendahan hati, pengampunan, persahabatan, kepedulian, dan ketaatan kepada Tuhan. Buku ini memadukan imajinasi cerita fiksi dengan hikmat yang bersumber dari Alkitab. Cerita fiksi digunakan sebagai sarana pembelajaran dan tidak dimaksudkan sebagai kisah Alkitab. Setelah mengikuti perjalanan para tokoh, anak diajak menemukan pesan moral dan spiritual yang dapat dihubungkan dengan prinsip-prinsip iman Kristen. Berbagai situasi yang dihadirkan berusaha dekat dengan kehidupan anak: persahabatan, keluarga, sekolah, bermain, menghadapi kesalahan, menerima perbedaan, berbagi, menolong teman, berkata jujur, menghadapi rasa takut, belajar bertanggung jawab, dan berani melakukan hal yang benar meskipun tidak selalu mudah. Melalui cerita, anak juga diajak memahami bahwa kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan. Ada kegagalan, kekecewaan, kesalahpahaman, konflik, dan kehilangan. Namun, setiap pengalaman dapat menjadi kesempatan untuk belajar bertumbuh. Iman bukan berarti seorang anak tidak pernah mengalami masalah, melainkan belajar menghadapi masalah dengan pengharapan, doa, kasih, dan nilai-nilai yang diajarkan Tuhan. Buku ini dapat digunakan sebagai bahan bacaan anak di rumah maupun sebagai pendamping pembinaan iman di gereja, sekolah minggu, kelompok anak, atau kegiatan pendidikan Kristen. Orang tua dan guru juga dapat mengembangkan setiap cerita menjadi bahan percakapan sehingga anak tidak hanya membaca, tetapi juga belajar menghubungkan cerita dengan pengalaman mereka sendiri. Dengan bahasa yang sederhana dan pendekatan yang imajinatif, KISAH IMAN BAGI ANAK berusaha menjadikan pembelajaran iman sebagai pengalaman yang menyenangkan dan bermakna. Anak diajak mengenal bahwa iman bukan hanya sesuatu yang dibicarakan di gereja, tetapi sesuatu yang terlihat dalam cara mereka berbicara, memilih, berteman, menolong, mengampuni, dan memperlakukan orang lain. Melalui cerita, anak belajar membayangkan; melalui Alkitab, anak belajar mengenal kebenaran; melalui kehidupan, anak belajar menghidupi iman.

Sinopsis

KISAH IMAN BAGI ANAK membawa pembaca kecil memasuki dunia cerita yang penuh dengan pengalaman sederhana, tetapi memiliki pesan iman yang bermakna. Setiap kisah menghadirkan tokoh, persoalan, pilihan, dan proses belajar yang dapat membantu anak memahami nilai-nilai Kristen dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan mereka. Di dalam cerita-cerita tersebut, anak akan menemukan berbagai pengalaman yang mungkin juga mereka alami. Ada tokoh yang harus belajar berkata jujur setelah melakukan kesalahan. Ada yang belajar berbagi ketika memiliki sesuatu yang disukai. Ada yang harus berani meminta maaf, belajar mengampuni, menolong teman, menghormati orang tua, atau tetap melakukan kebaikan meskipun tidak mendapatkan pujian. Cerita-cerita fiksi tersebut kemudian menjadi jembatan menuju refleksi Alkitab. Anak diajak memahami bahwa nilai-nilai yang mereka temukan dalam cerita memiliki hubungan dengan ajaran Tuhan. Kasih kepada sesama, kejujuran, kerendahan hati, kepedulian, keberanian, kesetiaan, dan pengampunan bukan sekadar aturan untuk menjadi anak yang baik, tetapi merupakan bagian dari kehidupan yang dikehendaki Allah. Salah satu kekuatan buku ini adalah penggunaan situasi sederhana untuk menjelaskan kebenaran yang lebih dalam. Sebuah persahabatan dapat mengajarkan arti kesetiaan. Sebuah kesalahan dapat menjadi kesempatan belajar tentang pertobatan. Sebuah tindakan berbagi dapat membuka pemahaman tentang kasih. Bahkan sebuah kegagalan dapat mengajarkan bahwa manusia tidak harus menyerah ketika sesuatu tidak berjalan sesuai harapan. Buku ini juga membantu anak memahami bahwa melakukan yang benar tidak selalu mudah. Terkadang berkata jujur membuat seseorang takut dimarahi. Mengampuni membutuhkan keberanian. Menolong orang lain mungkin berarti mengorbankan waktu bermain. Berdiri untuk membela teman yang diperlakukan tidak adil membutuhkan keberanian. Dalam situasi seperti itu, iman menjadi dasar untuk memilih apa yang benar, bukan sekadar apa yang paling mudah. Bagi orang tua dan guru, setiap cerita dapat menjadi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan sederhana kepada anak: Apa yang dilakukan tokoh tersebut? Mengapa ia memilih demikian? Apa yang dapat kita pelajari? Pernahkah kita mengalami hal yang serupa? Apa yang Tuhan ajarkan melalui firman-Nya? Percakapan seperti ini dapat membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir sekaligus membangun kesadaran iman. Buku ini juga mengajak anak mengenal Tuhan bukan hanya sebagai konsep yang harus dihafalkan, tetapi sebagai Allah yang dekat dengan perjalanan kehidupan. Dalam sukacita, kesedihan, ketakutan, persahabatan, keluarga, sekolah, dan berbagai pengalaman sehari-hari, anak dapat belajar bahwa mereka tidak berjalan sendirian. Pada akhirnya, KISAH IMAN BAGI ANAK bukan sekadar kumpulan cerita untuk dibaca, tetapi sebuah perjalanan kecil untuk membentuk hati. Setiap cerita menjadi satu keping pembelajaran yang perlahan membantu anak mengenal kebaikan, memahami kasih, belajar bertanggung jawab, dan bertumbuh dalam iman. Anak yang belajar mengenal Tuhan sejak kecil sedang membangun dasar kehidupan; dan setiap cerita yang menanamkan kasih, kebenaran, serta pengharapan dapat menjadi benih yang terus bertumbuh di dalam hatinya.

Status QRSBN

Nomor QRSBN

62-0430-04106-9

Tanggal Diterima

17 Sep 2026

Tanggal Pengajuan

17 Sep 2026

Status

Tervalidasi

Penerbit

Nama Penerbit

THEOVERRABOOKS

Lokasi

Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta