MENATAP KEHIDUPAN KEKAL
oleh Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
THEOVERRABOOKS
Informasi Buku
Judul
MENATAP KEHIDUPAN KEKAL
Penulis
Pdt.Remanto Tumanggor, MTh
Edisi
Cetakan 1
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
Agustus
Jumlah Halaman
174
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Dewasa
Jenis Pustaka
Non-Fiksi
Kategori Jenis
Buku Agama
Terbitan
THEOVERRABOOKS
Media
E-book (PDF)
Kategori Buku
E-book Kristiani
Klasifikasi DDC
230 — Teologi Doktrinal Kristen
Provinsi Terbit
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
Kota/Kab Terbit
Kota Administrasi Jakarta Barat
Link Buku
https://sites.google.com/view/remantobooks/e-book_1
Subject
50 Topik Makna Kematian Kristiani
Deskripsi / Abstrak
MENATAP KEHIDUPAN KEKAL adalah buku refleksi Kristen yang menyajikan 50 topik tentang makna kematian dalam terang iman Kristiani. Kematian merupakan kenyataan yang tidak dapat dihindari oleh setiap manusia, tetapi iman Kristen memandang kematian bukan hanya sebagai akhir kehidupan di dunia, melainkan sebagai bagian dari perenungan tentang pengharapan, kebangkitan, dan kehidupan kekal di dalam Tuhan. Buku ini mengajak pembaca melihat kematian secara lebih jernih dan manusiawi. Kematian dapat menghadirkan kesedihan, kehilangan, ketakutan, pertanyaan, dan keheningan. Namun, di tengah pengalaman tersebut, iman memberikan ruang bagi manusia untuk menemukan penghiburan dan pengharapan. Pembahasan diarahkan pada bagaimana orang percaya memaknai kehidupan dan kematian berdasarkan kasih dan janji Allah. Melalui 50 topik yang reflektif, buku ini membahas berbagai pengalaman yang berkaitan dengan kematian, seperti kehilangan orang yang dikasihi, perpisahan, rasa takut terhadap kematian, kenangan, usia lanjut, penderitaan, penghiburan, iman, kebangkitan, dan pengharapan akan kehidupan kekal. Buku ini juga mengingatkan bahwa kesadaran akan kematian dapat menolong manusia menghargai kehidupan yang sedang dijalani. Waktu, keluarga, persahabatan, pelayanan, kasih, pengampunan, dan kesempatan untuk berbuat baik menjadi semakin bermakna ketika manusia menyadari bahwa kehidupan di dunia memiliki keterbatasan. Dalam perspektif Kristiani, kematian tidak dapat dipisahkan dari Kristus yang mati dan bangkit. Karena itu, pengharapan orang percaya tidak berakar pada penyangkalan terhadap kematian, tetapi pada iman kepada Allah yang memberikan kehidupan dan pengharapan melalui Kristus. MENATAP KEHIDUPAN KEKAL ditulis sebagai bahan perenungan bagi pembaca yang sedang menghadapi pertanyaan tentang kehidupan dan kematian, maupun bagi mereka yang ingin memahami makna kehidupan secara lebih mendalam. Buku ini juga dapat digunakan sebagai bahan renungan, khotbah, pendampingan pastoral, dan pembinaan iman Kristen. Pada akhirnya, buku ini mengajak pembaca bukan untuk hidup dalam ketakutan terhadap kematian, melainkan untuk menjalani kehidupan dengan iman, kasih, tanggung jawab, dan pengharapan sambil menatap kepada janji kehidupan kekal yang menjadi bagian penting dari iman Kristiani.
Sinopsis
MENATAP KEHIDUPAN KEKAL mengajak pembaca memasuki salah satu pergumulan terdalam manusia: bagaimana memahami kematian dan apa arti kehidupan ketika manusia menyadari bahwa hidup di dunia memiliki batas. Kematian sering kali hadir bersama kesedihan dan kehilangan. Ketika seseorang yang dikasihi meninggal dunia, berbagai pertanyaan dapat muncul: mengapa kematian harus terjadi, bagaimana menghadapi perpisahan, dan dari mana penghiburan dapat ditemukan? Buku ini tidak mengabaikan kesedihan tersebut, tetapi mengajak pembaca melihat pengalaman kematian dalam terang iman Kristiani. Melalui 50 topik, berbagai sisi kematian direnungkan secara sederhana dan kontekstual. Ketakutan, kesepian, kehilangan, kenangan, penderitaan, usia lanjut, penghiburan, pengampunan, dan harapan menjadi bagian dari perjalanan refleksi. Setiap topik berusaha menghubungkan pengalaman manusia dengan pesan iman yang dapat memberikan perspektif baru. Kematian juga mengingatkan manusia tentang pentingnya kehidupan. Kesadaran bahwa waktu terbatas dapat mendorong seseorang untuk menggunakan hidup dengan lebih bermakna, membangun relasi yang baik, mengampuni, mengasihi, melayani, dan melakukan kebaikan selama masih memiliki kesempatan. Pusat pengharapan buku ini terletak pada iman Kristiani tentang Kristus yang mati dan bangkit. Kebangkitan Kristus menjadi dasar bagi pengharapan orang percaya bahwa kematian bukanlah kata terakhir. Pengharapan akan kehidupan kekal memberikan perspektif yang berbeda dalam menghadapi kehilangan dan keterbatasan hidup. Buku ini juga dapat menjadi bahan pendampingan bagi mereka yang sedang berduka maupun bagi keluarga yang sedang mempersiapkan diri menghadapi kenyataan kematian. Bahasa yang digunakan bersifat reflektif dan pastoral sehingga pembaca dapat merenungkan kematian tanpa harus kehilangan penghargaan terhadap kehidupan. Bagi pendeta, pelayan gereja, guru agama, dan pembina jemaat, MENATAP KEHIDUPAN KEKAL dapat digunakan sebagai sumber bahan khotbah, renungan, percakapan pastoral, dan pembinaan iman. Bagi pembaca umum, buku ini menjadi ruang untuk berhenti sejenak dan memikirkan kembali arti hidup, kematian, dan pengharapan. Pada akhirnya, MENATAP KEHIDUPAN KEKAL mengarahkan pandangan pembaca dari kenyataan kematian kepada pengharapan iman. Manusia diajak menjalani kehidupan yang sekarang dengan penuh syukur dan tanggung jawab, sambil menaruh pengharapan kepada Allah yang menjadi sumber kehidupan dan kehidupan kekal.
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0430-04120-6
Tanggal Diterima
17 Sep 2026
Tanggal Pengajuan
17 Sep 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
THEOVERRABOOKS
Lokasi
Kota Administrasi Jakarta Barat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta