Buku tidak mengenal batas negara. Sebuah judul bisa ditulis di satu negara, diterbitkan di negara lain, lalu dibaca di mana saja. Karena itu QRSBN dirancang agar dapat digunakan bukan hanya oleh penerbit di Indonesia, tetapi juga oleh penerbit dari negara lain.
Artikel ini menjelaskan apa saja yang perlu diketahui penerbit mancanegara: bahasa antarmuka, susunan nomor QRSBN, cara mendaftar, ketentuan serah simpan karya, dan kartu anggota penerbit.
Antarmuka dalam dua bahasa
Seluruh antarmuka QRSBN tersedia dalam bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Bahasa dipilih secara otomatis menurut negara penerbit. Penerbit yang berada di luar Indonesia akan melihat antarmuka dalam bahasa Inggris sejak awal.
Pilihan ini tidak mengikat. Anda dapat mengganti bahasa kapan saja melalui ikon bola dunia di tampilan QRSBN. Pergantian bahasa berlaku untuk semua fitur, termasuk kartu anggota, pembayaran, e-deposit, dan iklan, sehingga Anda tidak akan menemukan halaman yang setengah Indonesia dan setengah Inggris.
Nomor yang menunjukkan negara asal
Setiap nomor QRSBN tersusun dari beberapa bagian dengan pola berikut:
[kode negara penerbit]-[kode penerbit 4 digit]-[nomor urut]-[digit akhir]
Bagian pertama adalah kode negara penerbit, yang mengikuti kode telepon internasional. Sebagai contoh, penerbit di Indonesia memakai kode 62, sedangkan penerbit di Malaysia memakai kode 60. Bagian berikutnya adalah kode penerbit empat digit, nomor urut buku, dan digit akhir.
Dengan susunan ini, siapa pun yang melihat nomor QRSBN dapat langsung mengenali dari negara mana buku tersebut diterbitkan. Kode telepon internasional juga sudah akrab bagi banyak orang, sehingga mudah diingat.
Cara mendaftar sebagai penerbit
Proses pendaftaran bagi penerbit mancanegara pada dasarnya sama dengan penerbit di Indonesia:
- Pilih jenis lembaga, yaitu swasta atau pemerintah.
- Isi identitas dan alamat lembaga dengan lengkap, termasuk negara tempat lembaga berdiri.
- Unggah dokumen yang diminta sebagai bahan verifikasi.
Untuk mempercepat proses, Anda juga dapat mendaftar menggunakan akun Google. Setelah data dan dokumen diperiksa, lembaga Anda dapat mulai mengajukan nomor QRSBN untuk buku-bukunya.
Serah simpan karya (e-deposit) mengikuti regulasi setempat
Banyak negara memiliki aturan serah simpan karya atau legal deposit, yaitu kewajiban menyerahkan salinan terbitan kepada perpustakaan nasional atau lembaga deposit yang ditunjuk. QRSBN menyesuaikan ketentuan ini dengan negara penerbit:
- Penerbit Indonesia mengikuti ketentuan serah simpan karya yang berlaku di Indonesia, termasuk SAKEDAP.
- Penerbit luar negeri tidak terikat pada ketentuan Indonesia tersebut. Mereka mengikuti regulasi deposit di negaranya masing-masing, lalu mengunggah tanda terima atau bukti penyerahan dari perpustakaan nasional atau lembaga deposit setempat melalui menu E-Deposit.
Dengan cara ini, catatan e-deposit di QRSBN tetap lengkap tanpa memaksa penerbit mengikuti aturan negara lain.
Kartu Anggota Penerbit
Setiap penerbit terverifikasi, termasuk penerbit mancanegara, dapat memperoleh Kartu Anggota Penerbit. Kartu ini memuat status akreditasi dan QR Code verifikasi, sehingga keanggotaan Anda dapat diperiksa oleh pihak lain. Kartu diterbitkan dalam bahasa sistem yang Anda gunakan.
Data buku yang bisa diverifikasi dari mana saja
Setiap buku yang tercatat di QRSBN memiliki halaman data yang dapat diakses publik. Pembaca, toko buku, maupun perpustakaan di negara mana pun dapat memindai QR Code pada buku dan langsung melihat data resminya. Ini memudahkan buku Anda dikenali dan dipercaya ketika beredar di luar negara asalnya.
Bagi penerbit yang menjual buku ke pembaca di beberapa negara, halaman data ini juga menjadi rujukan yang sama bagi semua pihak. Distributor, toko buku, dan pembaca melihat data yang identik, sehingga kecil kemungkinan terjadi perbedaan informasi tentang judul, penulis, atau penerbit sebuah buku. Pastikan data buku yang Anda ajukan sudah lengkap dan benar sejak awal, karena data itulah yang akan tampil kepada publik.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah penerbit di luar Indonesia harus memakai antarmuka berbahasa Indonesia?
Tidak. Penerbit di luar Indonesia otomatis mendapatkan antarmuka berbahasa Inggris, dan bahasa dapat diganti kapan saja lewat ikon bola dunia.
Apakah penerbit luar negeri wajib mengikuti SAKEDAP?
Tidak. SAKEDAP dan ketentuan serah simpan karya Indonesia hanya berlaku bagi penerbit Indonesia. Penerbit luar negeri mengikuti regulasi deposit di negaranya dan mengunggah bukti penyerahannya ke QRSBN.
Apakah QRSBN menggantikan nomor identitas buku lain?
QRSBN adalah sistem identitas buku yang dilengkapi QR Code untuk memudahkan verifikasi. Bila di negara Anda berlaku sistem atau ketentuan lain, sebaiknya tetap ikuti ketentuan tersebut. Untuk hal yang belum jelas, tanyakan kepada tim kami.
Bagaimana cara orang di negara lain mengecek buku saya?
Cukup pindai QR Code QRSBN pada buku. Halaman data buku dapat diakses publik dari mana saja.
Bergabung dengan QRSBN
Bila Anda mengelola penerbitan di luar Indonesia dan ingin memberikan identitas yang mudah diverifikasi bagi buku-buku Anda, daftarkan lembaga Anda di qrsbn.org. Untuk pertanyaan atau kerja sama, hubungi kami di info@qrsbn.org.