Setiap buku yang akan diterbitkan, baik dalam bentuk cetak maupun e-book, dapat diberi nomor QRSBN. Pengajuannya dilakukan secara daring dari akun penerbit melalui menu Daftar QRSBN. Agar permohonan cepat diproses dan tidak bolak-balik diperbaiki, ada baiknya Anda memahami alurnya dari awal hingga akhir. Artikel ini menguraikan persiapan, pengisian formulir, pemantauan status, sampai hasil yang Anda terima setelah buku tervalidasi.
Sebelum mulai: pastikan akun penerbit siap
Pengajuan nomor hanya dapat dilakukan oleh penerbit yang sudah terdaftar dan terverifikasi. Pastikan juga profil penerbit Anda sudah lengkap, karena profil yang belum lengkap membuat layanan belum dapat digunakan.
Langkah 1: Siapkan data buku
Kumpulkan data buku sebelum membuka formulir. Data yang diminta meliputi:
- judul buku dan nama penulis;
- subjek, edisi, dan seri (bila buku merupakan bagian dari seri);
- tahun dan bulan terbit;
- jumlah halaman dan tinggi buku dalam sentimeter;
- kelompok pembaca, jenis pustaka, dan kategori buku;
- media terbitan: cetak atau e-book/PDF;
- kota dan provinsi terbit;
- distributor;
- deskripsi dan sinopsis;
- tautan buku, bila ada (opsional);
- pilihan pengajuan Katalog Dalam Terbitan (KDT).
Data ini tidak hanya dipakai untuk memproses permohonan. Sebagian di antaranya akan tampil di halaman data publik buku dan menjadi bahan penyusunan KDT, sehingga ketelitian sejak awal sangat membantu.
Menulis deskripsi dan sinopsis yang baik
Deskripsi dan sinopsis membantu calon pembaca memahami isi buku. Tulis dengan kalimat yang jelas dan langsung ke pokok bahasan. Untuk deskripsi, jelaskan secara singkat apa isi buku dan untuk siapa buku itu ditulis. Untuk sinopsis, ringkas alur cerita atau garis besar pembahasan tanpa membocorkan seluruh isi. Hindari menyalin kata pengantar secara utuh, dan periksa ejaan sebelum mengirim.
Pilih juga subjek, kategori, dan kelompok pembaca yang paling sesuai. Pilihan yang tepat memudahkan buku ditemukan melalui halaman Pencarian dan membantu penyusunan KDT.
Langkah 2: Siapkan berkas pendukung
Permohonan perlu dilengkapi lampiran. Contoh berkas yang umum diminta antara lain:
- surat permohonan yang ditandatangani pimpinan lembaga dan dibubuhi stempel;
- surat pernyataan keaslian karya.
Simpan berkas dalam format yang jelas terbaca dan beri nama file yang mudah dikenali, misalnya memuat judul buku.
Langkah 3: Isi formulir Daftar QRSBN
- Masuk ke akun penerbit di qrsbn.org.
- Buka menu Daftar QRSBN.
- Isi data buku sesuai yang telah Anda siapkan.
- Tentukan apakah Anda mengajukan KDT untuk buku tersebut.
- Unggah berkas pendukung.
- Periksa ulang, terutama ejaan judul dan nama penulis, lalu kirim permohonan.
Langkah 4: Pantau status di dasbor
Setelah dikirim, permohonan dapat dipantau dari dasbor penerbit. Ada tiga status yang perlu Anda kenali:
- Permohonan diproses: data sedang diperiksa.
- Tervalidasi: permohonan disetujui dan hasilnya siap diunduh.
- Bermasalah: ada data atau berkas yang perlu diperbaiki. Alasannya dicantumkan agar Anda tahu bagian mana yang harus dibenahi.
Anda akan menerima notifikasi setiap kali status berubah, sehingga tidak perlu terus-menerus membuka dasbor.
Langkah 5: Unduh hasilnya
Setelah buku tervalidasi, Anda memperoleh:
- Nomor QRSBN dengan pola seperti 62-XXXX-XXXXX-X, yang terdiri atas kode negara penerbit, kode penerbit empat digit, nomor urut buku, dan digit akhir;
- QR Code berlogo yang dapat diunduh untuk dicetak;
- KDT dalam format gambar JPG dan PDF.
Buku Anda juga memiliki halaman data publik sendiri. Siapa pun yang memindai QR Code akan diarahkan ke halaman tersebut dan dapat melihat judul, penulis, penerbit, tahun terbit, dan nomor QRSBN.
Kesalahan umum yang sebaiknya dihindari
- Ejaan judul atau nama penulis berbeda dengan yang tercetak di naskah.
- Tinggi buku diisi dalam satuan selain sentimeter.
- Berkas pendukung buram, terpotong, atau belum bertanda tangan.
- Media terbitan tidak sesuai, misalnya buku cetak dipilih sebagai e-book.
Tips: ajukan nomor QRSBN sebelum naskah masuk tahap cetak atau sebelum berkas e-book difinalkan, agar QR Code dan KDT dapat ditempatkan dengan rapi di sampul atau halaman hak cipta.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah e-book bisa mendapatkan nomor QRSBN?
Bisa. Pada formulir, pilih media e-book/PDF. Buku cetak dan e-book sama-sama dapat diajukan.
Status permohonan saya bermasalah. Apa yang harus dilakukan?
Baca alasan yang tercantum, perbaiki data atau berkas yang dimaksud, lalu kirim kembali. Notifikasi akan memberi tahu Anda bila status berubah.
Di mana sebaiknya QR Code dicetak?
Umumnya di sampul belakang atau di halaman hak cipta. Pastikan ukurannya cukup besar dan kontrasnya jelas agar mudah dipindai.
Penutup
Dengan data yang lengkap dan berkas yang rapi, pengajuan nomor QRSBN dapat berjalan lancar dari awal sampai akhir. Masuk ke akun penerbit Anda di qrsbn.org untuk memulai pengajuan, dan hubungi info@qrsbn.org bila ada pertanyaan seputar formulir atau status permohonan.