ANTOLOGI PUISI SAMBAL GEPREK
oleh Abdul Jalil M.Pd
professional printing
Informasi Buku
Judul
ANTOLOGI PUISI SAMBAL GEPREK
Penulis
Abdul Jalil M.Pd
Edisi
Cetakan 1
Tahun Terbit
2026
Bulan Terbit
September
Jumlah Halaman
110
Tinggi Buku
21 cm
Kelompok Pembaca
Umum
Jenis Pustaka
Fiksi
Kategori Jenis
Antologi
Terbitan
2026
Media
Buku
Kategori Buku
FIKSI
Klasifikasi DDC
808.1 — Retorika Puisi
Provinsi Terbit
Jawa Timur
Kota/Kab Terbit
Kota Kediri
Distributor
CV. PROFESSIONAL PRINTING
Link Buku
https://propmediane.com/antologi-puisi-sambal-geprek/
Subject
PUISI
Deskripsi / Abstrak
Buku ini ingin mengajak, bahwa inspirasi pagi itu berjalan lebih jauh, masuk ke ranah yang lebih dalam, ranah puisi. Di sinilah keajaibannya terjadi. Jika inspirasi pagi adalah kompas yang menunjukkan arah, maka puisi adalah peta yang menggambarkan medannya. Puisi-puisi dalam buku ini tidak dibuat untuk sekadar indah. Ia adalah refleksi realitas. Ia adalah cermin. Ia mendeskripsikan apa yang sebenarnya terjadi pada kita. Tentang hati yang lelah mengejar dunia, tentang jiwa yang rindu pulang ke akhirat, tentang tenangnya sebuah hati yang tidak lagi memaksa, tentang pasar dan kampung yang menjadi saksi hidup, bahkan tentang permasalahan yang menyimpan tangis. Setiap halaman buku ini seperti berkata pelan kepada pembacanya, "Pagi tadi kamu mendapat nasihat, sekarang rasakan maknanya. Resapi. Menangislah jika perlu, tersenyumlah jika itu membuatmu sembuh."
Sinopsis
Hidup tidak pernah satu warna. Pagi bisa kuning karena tawa, sore bisa kelabu karena duka. Malam bisa biru karena rindu, dan subuh bisa bening karena doa. Buku kumpulan puisi ini saya tulis untuk merayakan warna-warna itu. Untuk "suka" yang sederhana: nasi anget dari tangan Ibu, senyum Ayah saat pulang kerja. Untuk "duka" yang diam: air mata yang jatuh saat gagal, padahal sudah berusaha sekuat tenaga. Untuk "tangis" yang menguras, dan "tawa" yang menyembuhkan. Di dalamnya ada "Ibu" yang doanya tidak pernah putus, ada "Ayah" yang punggungnya jadi atap pertama dalam hidup. Ada "Guru" yang sabar mengulang huruf A sampai kami bisa menulis nama sendiri. Ada "Pahlawan" tanpa jubah: satpam sekolah, tukang becak, perawat jaga malam. Ada "Sosok Istimewa" yang datang tiba-tiba, lalu mengubah arah hidup. Ada "Cinta" yang tidak selalu memiliki, tapi selalu mengajari. Saya menulis tentang "gagal" bukan untuk meratap, tapi karena dari gagal-lah saya belajar mengeja kata "harapan". Dan setiap harapan, saya titipkan jadi "doa". Karena akhirnya, semua warna akan kembali ke Sang Pemilik Warna. Jika nanti pembaca menemukan satu bait yang rasanya seperti cermin, atau satu baris yang membuat Anda menelepon Ibu lebih dulu, maka buku ini sudah bekerja dengan baik. Terima kasih untuk setiap warna yang pernah mewarnai hidup saya. Terima kasih untuk Anda yang mau membaca dan ikut merasakan. "Hidup itu indah bukan karena selalu cerah, tapi karena ada pelangi setelah hujan."
Status QRSBN
Nomor QRSBN
62-0086-04249-5
Tanggal Diterima
07 Oct 2026
Tanggal Pengajuan
07 Oct 2026
Status
TervalidasiPenerbit
Nama Penerbit
professional printing
Lokasi
Kediri, Jawa Timur